Home / Berita / Internasional / Afrika / Maroko Ancam Bubarkan LSM yang Tidak Transparan

Maroko Ancam Bubarkan LSM yang Tidak Transparan

Aksi unjuk rasa oleh aktivis HAM Maroko di depan Parlemen (africanspotlight.com)
Aksi unjuk rasa oleh aktivis HAM Maroko di depan Parlemen (africanspotlight.com)

dakwatuna.com – Maroko. Pemerintah Maroko mengancam akan mengambill tindakan tegas terhadap LSM-LSM lokal yang tidak terbuka dan transparan dalam laporan sumber keuangannya dari pihak asing, sebagaimana dikutip oleh Islam Memo (6/11/2014).

Sekretaris Negara Maroko dalam pertemuan dengan Parlemen, Idris Adh-Dhahak, menyatakan bahwa pemerintah akan menghentikan subsidinya kepada LSM-LSM yang tidak terbuka melaporkan sumber keuangannya.

Selain menghentikan subsidi, hukuman yang diberikan oleh pemerintah bisa sampai ke tingkat pembubaran LSM yang bersangkutan apabila tidak mengindahkan peraturan pemerintah.

Adh-Dhahak mengemukakan dalam pertemuan tersebut hasil penelusuran Pemerintah Maroko mengenai adanya aliran dana asing sebesar 113 juta euro (sekitar 172 miliar rupiah) yang diterima oleh 962 LSM lokal di Maroko sejak tahun 2006.

Sebagian pihak menilai hukuman keras yang diungkapkan Pemerintah Maroko tersebut seiringan dengan adanya kekhawatiran terhadap ancaman terorisme yang masuk ke Maroko dari Suriah dan Irak.

Selain itu, isu sebagaimana dimaksud juga seiringan dengan rencana penyelenggaraan Forum Internasional untuk HAM di Marakesh (tengah Maroko) pada akhir November 2014 ini, yang akan diikuti oleh berbagai aktivis LSM dari seluruh dunia. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Ilustrasi - Aksi pelajar dukung kebebasan berjilbab - Ilustrasi (foto: tribunnews.com)

IPPNU Minta LSM Ikut Suarakan Kebebasan Berjilbab

Organization