Home / Berita / Nasional / Alhamdulillah, Anak Juara RZ Lolos Seleksi Kuliah di Al Azhar Mesir

Alhamdulillah, Anak Juara RZ Lolos Seleksi Kuliah di Al Azhar Mesir

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Marwan Hadid Rabbani, Siswa Juara Rumah Zakat menerima Beasiswa kuliah di Al Azhar Mesir. (bigsmile/rz)
Marwan Hadid Rabbani, Siswa Juara Rumah Zakat menerima Beasiswa kuliah di Al Azhar Mesir. (bigsmile/rz)

dakwatuna.com – Depok. Marwan Hadid Rabbani, anak pertama dari dua bersaudara. Sejak usia 4 tahun sudah ditinggalkan ayahnya, sehingga ibunya berjuang seorang diri untuk menghidupi dan membiayai sekolah Marwan dan adik-adiknya. Marwan telah menjadi Anak Juara binaan RZ (Rumah Zakat) sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga lulus sekolah menengah atas.

“Banyak yang saya dapatkan selama saya menjadi Anak Juara binaan RZ. Mulai dari serunya Kemah Juara, outbond, jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor hingga pembinaan rutin,” ujar Warman, Rabu (05/11/14).

Marwan tidak pernah menyangka bisa dipertemukan dengan banyak sahabat yang dapat saling memotivasi hingga dirinya menjadi kebanggaan orangtuanya.

“Alhamdulillah ketika SMP saya bisa bersekolah di Pondok Pesantren Al Hasan, Pondok Gede. Sebulan sekali saya sempatkan pulang ke Beji karena saya rindu mengikuti pembinaan yang dilaksanakan RZ sekaligus untuk melepas rindu kepada ibu. Melalui pembinaan yang dilakukan RZ, saya belajar banyak hal, mulai dari indahnya persaudaraan, silahturahim, hingga istimewanya perjuangan,” tutur Warwan.

Saat lulus dari Pondok Pesantren, Marwan telah hafal 3 juz Al Quran. Marwan melanjutkan pendidikan ke Rumah Pendidikan Islam (RPI) di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Selama di RPI, prestasi Marwan terus meningkat. Marwan selalu mendapat peringkat 2 dan hafalan Al Qurannya bertambah menjadi 4 juz.

Marwan yang sangat ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, mulai membangun impiannya dengan rajin belajar dan mengasah kemampuan. Ibu, guru-guru di RPI, mentor di RZ dan teman-teman pun selalu mendukungnya.

Saat dirinya lulus dari RPI, ternyata Indonesia sedang tidak dapat mengirimkan mahasiswa ke Mesir, karena keamanan di Mesir sedang tidak stabil. Kala itu, sedang terjadi kudeta Presiden Mesir, Mursi. Marwan pun memutuskan untuk sementara waktu melanjutkan pendidikan di Al Qudwah, Depok. Selama masa menunggu keputusan pemerintah untuk berangkat ke Mesir, Marwan bergabung menjadi mentor bagi adik–adik binaan RZ di wilayah Beji.

“Alhamdulillah September 2014 lalu saya mendapatkan kabar dari Syekh Ahmad untuk mengikuti tes di Kedutaan Besar Mesir yang berada di Jakarta. Dari 40 orang yang ikut tes, 20 orang lolos termasuk saya. Alhamdulillah, akhirnya impian dan cita-cita saya bisa terwujud,” ujar Anak Juara yang kaya prestasi ini.

Marwan diterima di Al Azhar Kairo, jurusan Syari’ah dengan beasiswa dari Kedutaan Besar Mesir.

“Terima kasih saya ucapkan untuk donatur RZ yang telah membiayai pendidikan saya dari SD hingga Lulus SMA. Untuk ibunda tercinta atas doa dan dukungan yang tak pernah putus. Untuk kakak-kakak mentor RZ di Beji. Untuk seluruh karyawan RZ khususnya di Depok. Mohon doanya, semoga saya bisa memberikan prestasi terbaik,” ungkap Marwan dengan wajah bahagia bercampur haru. (asih/rz/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 5,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Peta Mesir yang diberi warna merah oleh Perancis. (egyptwindow.net)

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran