Home / Berita / Internasional / Asia / Abu Marzuq: Hamas Belum Sepakat dengan Langkah Rekonstruksi dari PBB

Abu Marzuq: Hamas Belum Sepakat dengan Langkah Rekonstruksi dari PBB

Musa Abu Marzuq, anggota Biro Politik Hamas (almokhtsar.com)
Musa Abu Marzuq, anggota Biro Politik Hamas (almokhtsar.com)

dakwatuna.com – Gaza. Salah seorang petinggi Hamas, Musa Abu Marzuq mengatakan, bahwa pihaknya belum sepakat dengan langkah yang diambil oleh PBB dalam rencana rekonstruksi Jalur Gaza, khususnya terkait dengan proses memasukkan bahan dasar bangunan ke Jalur Gaza.

Anggota Biro Politik Hamas ini menambahkan, melalui statusnya di jejaring sosial Facebook, Ahad (2/11/2104), bahwa langkah Robert Serry, delegasi dari PBB untuk Timur Tengah, belum menyampaikan gambaran apapun kepada pihak Hamas terkait proyek rekonstruksi di Gaza. “Ia tidak ada mengadakan kesepakatan dengan salah seorang dari kami (petinggi Hamas).” Keberadaan Hamas di Gaza seakan dinafikan oleh PBB, Abu Marzuq sendiri berkomitmen, pihaknya akan bekerja dengan seluruh elemen politik dan masyarakat di Jalur Gaza secara adil dan memperbaiki kesalahan di dalamnya.

Hamas menolak keberadaan PBB sebagai pihak yang membuat kebijakan dalam rekonstruksi Gaza, karena secara internal Palestina mereka sepakat, proyek rekonstruksi ini ditanggungjawabi oleh pemerintahan nasional bersatu.

Kelompok pejuang yang menguasai Jalur Gaza ini kemudian menjelaskan tidak sebagai pihak yang bertanggungjawab mengurusi rekonstruksi ini, karena secara organisasi, Hamas tidak diakui oleh dunia internasional seperti Amerika dan Zionis Israel.

Serry, delegasi dari PBB pada tanggal 16 September 2014 telah mengumumkan, bahwa PBB menjadi penengah dalam kesepakatan Otoritas Palestina dengan Israel dalam memasukan bahan dasar banguna ke Jalur Gaza. Dengan catatan mendapatkan pengawasan ketat hingga diyakini bahan bangunan tersebut tidak dimanfaatkan untuk tujuan lain, dalam hal ini menyinggung terowongan bawah tanah yang biasa dibuat oleh kelompok perlawan Palestina untuk melawan penjajah Israel. (msy/itd/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina