Home / Berita / Nasional / Tak Dapat Dukungan Politik dari Jokowi, Rencana Pembangunan Jembatan Selat Sunda Dihentikan

Tak Dapat Dukungan Politik dari Jokowi, Rencana Pembangunan Jembatan Selat Sunda Dihentikan

Ilustrasi Jembatan Selat Sunda. (Republika)
Ilustrasi Jembatan Selat Sunda. (Republika)

dakwatuna.com – Jakarta. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan dukungan politik atas rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Hal ini dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Basuki Hadimoeljono. Sehingga, tambah Basuki, rencana proyek JSS tidak akan dilanjutkan.

“Masalah ini belum dibahas dalam sidang kabinet tapi kalau dilihat dari running textnya sudah dibilang tidak akan lanjut dan kita akan ikuti keputusan itu,” kata Basuki pada Selasa (4/11) di Jakarta.

Basuki menjelaskan proyek JSS hanya dapat berjalan jika layak secara teknis dan mendapat dukungan sosial, politik, dan ekonomi. Secara teknis, ujar Basuki, Kemenpupera sudah siap.

“Tetapi jika tidak mendapat dukungan politik maka mega proyek itu tidak dapat dilaksanakan,” tegasnya. Basuki mengatakan, pihaknya akan mengikuti arahan dari bappenas.

Pembangunan JSS masuk program ‘Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia’ (MP3EI) yang bertujuan meningkatkan perekonomian wilayah Jawa dan Sumatera. Pembangunan JSS itu seharusnya dilaksanakan oleh Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun sampai saat ini belum direalisasikan. (esm/rol/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 2,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Jembatan Jodoh