Home / Berita / Nasional / Postur APBD tak Berpihak pada Rakyat, Jokowi: Ini Berbahaya

Postur APBD tak Berpihak pada Rakyat, Jokowi: Ini Berbahaya

Presiden Joko Widodo.  (tribunnews.com)
Presiden Joko Widodo. (tribunnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh gubernur untuk mengecek postur APBD di provinsinya masing-masing. Hal ini terkait dengan masih banyaknya daerah yang memiliki anggaran tidak proporsional, dimana anggaran belanja pegawai jauh lebih besar dibanding anggaran pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dihadapan gubernur se-Indonesia dalam rangka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kabinet Kerja 2014 di Istana Negara, Selasa (4/11/14).

Jokowi mengatakan ada daerah yang memiliki anggaran belanja pegawai mencapai 80 persen, sementara anggaran pembangunannya hanya 20 persen. Bahkan ada juga daerah yang memiliki anggaran dengan perbandingan 85-15.

“Ini berbahaya, harus diubah,” ujar Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagaimana dikutip dari ROL..

Oleh sebab itu, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut meminta para gubernur untuk memindahkan alokasi anggaran, dari yang semula untuk pos belanja pegawai dipindah ke pos pembangunan. Jokowi menyebut, hal itu harus dilakukan agar lebih banyak anggaran yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia lalu mengambil contoh, saat menjabat wali kota Solo, Jokowi mengaku berhasil mengubah postur APBD. Mulanya, ujar dia, posisi anggaran 74 persen untuk belanja pegawai dan 26 persen untuk pembangunan.

Dalam satu tahun, Jokowi mengaku berhasil membalik posisi anggaran menjadi 49 persen untuk belanja pegawai dan 51 persen untuk pembangunan.

“Tapi memang harus diteliti satu-satu, harus detail,” tegasnya. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Yusri saat diwawancarai wartawan soal gugatan Rp100 miliar. (Danar Dono - VIVA.co.id)

Ini Penyebab Mengapa Yusri Dibentak Ahok