Home / Berita / Nasional / Pem-Bully Jokowi Dibebaskan, Pengacara Arsyad: Dia Ditangkap di Situ Dia Dipulangkan

Pem-Bully Jokowi Dibebaskan, Pengacara Arsyad: Dia Ditangkap di Situ Dia Dipulangkan

Orang tua Arsyad ketika bertemu Presiden Joko Widodo.  (okezone.com)
Orang tua Arsyad ketika bertemu Presiden Joko Widodo. (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kepulangan tersangka kasus pornografi dan bully terhadap Joko Widodo (Jokowi), Muhammad Arsyad (MA) ke rumahnya Senin (3/10) di Jalan Haji Jum Rt 9 Rw 1 Kelurahan Rambutan, disambut bahagia keluarga dan warga sekitar.

Mursidah, ibu Arsyad mengatakan, senang dan mengucapkan syukur atas kepulangan Arsyad. Dia berpesan kepada Imen (panggilan Arsyad) agar tidak lagi melakukan hal yang dapat merugikan dirinya. “Men, jangan hubungan dengan polisi lagi, yak,” pesannya kepada Imen.

Ketua Rw 01, Juli Karyadi mengaku sangat bersyukur dengan kepulangan Arsyad. Dia mengucapkan terima kasih kepada yang telah membantu kepulangan Arsyad.

“Atas nama RW 01 saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Joko Widodo, karena sudah membebaskan dari segala tuntutan, “katanya.

Ia berpesan agar hal ini menjadi pelajaran kepada warga tentang bahayanya teknologi. Karenanya ia akan memperketat warnet yang ada di wilayahnya. Misalnya dengan menindak warnet yang tetap buka setelah pukul 24.00 WIB.

Kuasa hukum Arsyad, Irfan Fahmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Jokowi karena sudah memberikan maaf. Dia pun mengapresiasi proses pemulangan Arsyad. “Dia ditangkap di situ dia dipulangkan,” katanya. (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Mandra

Mandra Divonis 1 Tahun, Hakim: Terdakwa Harusnya Bebas