Home / Berita / Daerah / UMS Bahas Internasionalisasi Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah

UMS Bahas Internasionalisasi Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah

Muhammadiyah - (rimanews.com)
Muhammadiyah – (rimanews.com)

dakwatuna.com – Solo. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop yang membahas Internasionalisasi Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah. Ketua Panitia Dr. Mutohharun Jinan mengatakan kegiatan ini bertujuan menginventarisasi pengalaman dan gagasan aktivis Muhammadiyah sebagai bentuk best practices.

“Kemudian, menyuarakan pengalaman-pengalaman tersebut ke publik internasional guna tercapainya masa depan dunia yang lebih beradab, adil dan demokratis,” kata Mutohharun, di Kampus UMS, Surakarta, seperti yang dilansir dari Okezone, Jumat (31/10/2014).

Muhammadiyah, tambah Mutohharun, kini tidak lagi berdiri sebagai ormas modern berbasis sosial kemasyarakatan di Indonesia, tetapi berhadapan dengan berbagai persoalan serius internasional. “Persoalan internasional itu merupakan peluang bagi Muhammadiyah untuk semakin berkiprah untuk umat secara global,” ujarnya.

Mutohhirun mengungkapkan, dengan bekal pengalaman berorganisasi selama seabad, Muhammadiyah diharapkan mampu mewarnai jagat pemikiran dan praksis sosial yang dibawa sebagai role model di tingkat global.

“Tantangan Muhammadiyah adalah mencoba memberikan sesuatu kepada publik internasional dengan modal sosial yang telah dimiliki. Setidaknya, Muhammadiyah dapat berperan dalam tiga hal utama. Yaitu, ranah politik, ekonomi, dan kultural,” paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini belum banyak aktivis Muhammadiyah yang terus menggelorakan dan merevitalisasi pendidikan Muhammadiyah agar tetap menjadi inisiator perubahan. Meski begitu, sebagian sudah melakukan dan menunjukkan sinyal positif. Sedangkan sebagian lagi masih dalam proses penemuan. “Oleh karena itu, perlu ada ruang dan promosi untuk membagi pengalaman dan kisah sukses mengelola sekolah Muhammadiyah,” imbuhnya.

Kegiatan ini yang digelar pada Jumat (31/10) hingga Sabtu (1/11) ini diikuti oleh para kader, simpatisan, aktivis, dan peneliti Muhammadiyah. (rfa/okz/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Petugas menggunakan teropong guna melihat posisisi bulan untuk menentukan awal Ramadhan.  (Idii-online.com)

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 6 Juni 2016

Organization