Home / Berita / Internasional / Asia / Ulama Irak Serukan Persatuan Hadapi Milisi Syiah yang Rasis

Ulama Irak Serukan Persatuan Hadapi Milisi Syiah yang Rasis

Provinsi Diyala. (seattletimes.com)
Provinsi Diyala. (seattletimes.com)

dakwatuna.com – Baghdad. Asosiasi Ulama Irak (AMSI) menyerukan seluruh rakyat Irak untuk bersatu dalam menghadapi ancaman dan aksi zhalim yang dilakukan milisi-milisi rasial. Hanya dengan bersatulah, Irak akan selamat dari konspirasi musuh-musuhnya.

Hal ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers, Rabu (29/10/2014) kemarin. Lebih lanjut, AMSI melalui divisi media mengatakan bahwa saat ini suku-suku Irak yang mayoritas adalah Sunni menjadi korban kezhaliman. Selasa yang lalu, pasukan Peshmarga Kurdistan melakukan pengusiran terhadap warga di kampung Thartharan, provinsi Diyala. Selain mengusir warga, mereka juga merusak kebun-kebun dan merobohkan rumah-rumah.

Di waktu yang sama, menurut AMSI, milisi yang tergabung dalam lembaga Syiah, Badar, melakukan pembunuhan dan pengusiran terhadap warga di Al-Miqdadiyah, provinsi Diyala. Warga akan selamat jika mengibarkan bendera hitam di atap rumahnya.

Menurut AMSI, warga di provinsi kerap menjadi korban pembunuhan dan penculikan oleh milisi-milisi rasiah Syiah. Rata-rata terjadi 3 kali aksi penculikan dan pembunuhan setiap harinya. Seringnya, aksi penculikan dan pembunuhan itu dilakukan oleh orang-orang yang mengendarai kendaraan pemerintah. Selain dibunuhi, korban penculikan juga sering dijadikan sandera, sehingga keluarga korban harus membayar mahal agar mereka dibebaskan. (msa/dakwatuna/almoslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Keluarga yang mengungsi dari Mosul. (aljazeera.net)

Lebih dari 52 Ribu Warga Mengungsi, Kondisi Warga yang Masih di Mosul Mengkhawatirkan

Organization