Home / Berita / Nasional / Pem-Bully Jokowi Sosok yang Alim dan Tulang Punggung Keluarga

Pem-Bully Jokowi Sosok yang Alim dan Tulang Punggung Keluarga

M (47) Ibunda MA warga Jalan Haji Jum RT9/RW1, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.  (okezone.com)
M (47) Ibunda MA warga Jalan Haji Jum RT9/RW1, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Ditangkapnya MA (23) atas tuduhan mencemarkan nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dijerat UU ITE lewat akun facebook mengejutkan tetangga dan orang-orang dekatnya.

Selama ini MA dikenal sebagai sosok pemuda yang alim di lingkungannya. “Ia pendiam, alim juga,” salah seorang tetangga MA, Indak (20).

Tokoh pemuda setempat juga mengenal MA sebagai sosok yang rajin datang ke pengajian.”Dia ikut jamaah Nurul Musthofa,” papar Fahrurrohman (28).

Selain itu, MA juga dinilai sebagai pemuda yang tidak banyak tingkah di kampungnya.”Makanya saya kaget juga pas dapat kabar ia ditahan gara-gara status FB,” lanjut Fahrur.

Sedangkan bagi keluarga, MA adalah tulang punggung keluarga yang selama ini membantu menafkahi keluarganya dengan menjadi buruh disalah satu warung sate dekat rumahnya.

Ia anak tertua, jadi paling mengerti kondisi keluarga,” ujar M (47) Ibunda MA di kediamannya, di Jalan Haji Jum RT9/RW1, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu, (29/10/2014).

Kata M, penghasilan suaminya sebagai buruh serabutan tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Sebab itu, MA terkadang membantu mencukupi kebutuhan keluarga. Salah satunya dengan bekerja sebagai tukang tusuk sate. “Bapak kerjanya kadang mulung, kadang nguli,” lanjutnya.

M menuturkan, MA berhenti sekolah demi membantu perekonomian keluarga. “SPPnya perbulan Rp 150 ribu, jadi tidak cukup buat dua orang” ujarnya.

MA, kata M, sempat mengeyam bangku SMA selama lima bulan. “Dia berhenti, dan bekerja sebagai tukang antar galon hingga akhirnya mendapat tawaran di warung sate di dekat rumah. Dibayarnya Rp 1,2 juta per bulan,” imbuh M.

Baru sebulan bekerja, MA dijemput pihak kepolisian akibat perbuatannya mengunggah foto-foto hasil rekayasa di laman Facebooknya. Foto hasil rekayasa itu menampilkan foto seronok presiden Jokowi dengan Megawati.

Sampai saat ini belum diketahui apakah foto-foto tersebut hasil rekayasa MA atau MA hanya mengunggah foto hasil rekayasa orang lain. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Henry Yosodiningrat, Politisi PDIP yang juga Koordinator Hukum Jokowi-JK.  (rmolsumsel.com)

Merendahkan Martabat Jokowi, Alasan Politikus PDIP Laporkan Penghina Jokowi

Organization