Home / Berita / Internasional / Asia / Karena Menyembelih Sapi, 77 Orang Muslim Ditangkap Polisi

Karena Menyembelih Sapi, 77 Orang Muslim Ditangkap Polisi

Pemotongan hewan kurban (ilustrasi).  (poskotanews.com)
Pemotongan hewan kurban (ilustrasi). (poskotanews.com)

dakwatuna.com – Srinagar.  Polisi di Desa Dabhyal, Kabupaten Nowsari, Gujarat, India menangkap setidaknya 77 Muslim, termasuk dua perempuan, karena menyembelih sapi.

Sekretaris Jamiat Ulama-i-Hind Maulana Muhammad Hakimuddin Qasmi menyesali nasib Muslim yang tinggal di Gujarat tersebut.

“Dabhyal memiliki populasi besar Muslim dengan sekitar empat ribu siswa telah menempuh pendidikan Islam di sekolah madrasah,” kata Qasmi, dilansir dari Kashmir Life, Rabu (29/10).

Qasmi menilai polisi telah melecehkan penduduk Muslim. Karena Islam membolehkan pemotongan sapi. Sehingga polisi telah menangkap orang yang tak bersalah.

Polisi kembali mengklaim diserang oleh penduduk Muslim setempat. Padahal, fakta yang terjadi adalah sebaliknya. Alih-alih menyoroti penderitaan penduduk lokal di sana, media cetak dan elektronik justru memprovokasi polisi terhadap  Muslim setempat.

Qasmi pun mengimbau media untuk menghindari bias dan menyoroti kebenaran agar orang tidak bersalah tidak menderita.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (17 votes, average: 7,53 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Pauline Hanson dalam pidatonya yang bernada Islamofobia di Parlemen Australia, Rabu (14/9/2016). (abc.net.au)

(Video) Seorang Anggota Parlemen Australia: Kita Dalam Bahaya Dibanjiri Muslim

Organization