Home / Berita / Internasional / Afrika / Menang Pemilu Legislatif, Nida’ Tunis Akui Sebagai Perpanjangan Rezim Bin Ali

Menang Pemilu Legislatif, Nida’ Tunis Akui Sebagai Perpanjangan Rezim Bin Ali

Ketua dan lambang Partai Nida' Tunis (almanar.com.lb)
Ketua dan lambang Partai Nida’ Tunis (almanar.com.lb)

dakwatuna.com – Tunisia. Setelah dinyatakan menang oleh sejumlah survei penghitungan suara sementara Pileg Tunisia, Partai Nida’ Tunis (Seruan Tunisia) mengakui pihaknya sebagai penerus dan perpanjangan rezim Bin Ali yang terguling pada Revolusi 2011 lalu.

Dalam sebuah wawancara sebagaimana dikutip oleh Islam Memo (27/10/2014) dari kantor berita Anadolu, petinggi Nida’ Tunis berterus terang menyatakan bahwa partainya penerus rezim Bin Ali tapi dengan satu perbedaan, mendukung dan memperjuangan kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Nida’ Tunis sejauh ini juga optimis jika ketua umumnya, Beji Caid El-Sebsi, akan menang telak dalam Pemilu Presiden Tunisia mendatang. Penanggung jawab media partai ini, Firas Farqas, menyebutkan bahwa pihaknya telah menjadi partai politik baru yang kuat di Tunisia.

Sebelumnya, kemunculan partainya di panggung politik Tunisia menuai perdebatan cukup panas di negara tersebut setelah Ketua Umum Nida’ Tunis, Beji El-Sebsi, terungkap menerima aliran dana dan hibah dari Emirat.

Diungkapkan bahwa dana pemberian tersebut merupakan bagian dari program Emirat untuk menyingkirkan kekuatan politik Islam dari kekuasaan di kawasan Arab. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Syaikh Rasyid Al-Ganusyi (islammemo.cc)

Al-Ganusyi: Imbangin Perubahan, Kami Pisahkan Dakwah dan Politik (Praktis)