Home / Berita / Nasional / Jokowi Akhirnya Umumkan Menteri Kabinet Kerja 2014-2019

Jokowi Akhirnya Umumkan Menteri Kabinet Kerja 2014-2019

Presiden Joko Widodo.  (beritasatu.com)
Presiden Joko Widodo. (beritasatu.com)

dakwatuna.com – Indonesia.  Presiden Republik Indonesia mengumumkan jajaran Kabinet Kerja periode 2014-2019 pada Minggu (26/10/14) di Istana Merdeka, dengan jumlah total menteri sebanyak 34 orang.

Semula pengumuman kabinet akan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB, namun kemudian di undur pada pukul 17.00 WIB. Presiden Jokowi sendiri baru memulai pengumumannya tepat pada pukul 17.16 WIB.

“Kami diberi waktu 14 hari untuk menyusun kabinet ini. Anggota Kabinet ini saya umumkan pada hari keenam setelah saya dan Jusuf Kalla dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Pengumuman ini delapan hari lebih cepat dari batas waktu yang telah ditentukan,” kata Jokowi.

Pengumuman tersebut bertempat di taman belakang Istana Merdeka. Semenjak dilantik menjadi presiden, Jokowi sendiri selalu menggunakan taman ini ketika memberikan pengumuman di Istana Merdeka.

Nama-nama menteri diambil Presiden Joko Widodo setelah Dewan Perwakilan Rakyat pada Jumat sore rampung membahas pengubahan nomenklatur kementerian dengan sejumlah pakar dan sekretaris jenderal kementerian terkait. Pada Minggu siang, pimpinan DPR, Setya Novanto, juga menemui Presiden Joko Widodo di Istana dan menyatakan persetujuannya atas pengajuan perubahan nomenklatur kementerian Jokowi.

Para calon menteri sendiri telah mulai berdatangan ke Istana Merdeka mulai siang tadi dengan mengenakan pakaian seragam kemeja putih. Setelah Presiden Jokowi mengumumkan kabinetnya, ia dan para menteri akan mengikuti jamuan minum teh untuk saling memperkenalkan diri.

Berikut jajaran Kabinet Kerja:

1.    Menteri Sekretaris Negara: Praktino
2.    Kepala Bappenas: Adrinof Chaniago

3.    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Indrayono Soesilo
4.    Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
5.    Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6.    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Sudirman Said
7.    Menteri Pariwisata: Arief Yahya

8.    Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM: Tedjo Edhy Purdijatno
9.     Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
10.   Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
11.   Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
12.   Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly
13.   Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14.   Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi

15.    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sofyan Djalil
16.    Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
17.    Menteri BUMN: Rini Soemarno
18.    Menteri Koperasi dan UKM: AAGN Puspayoga
19.    Menteri Perindustrian: Saleh Husin
20.    Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
21.    Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
22.    Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
23.    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Mulyono
24.    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25.    Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan

26.    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27.    Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
28.    Menteri Kesehatan: Nila F. Moeloek
29.    Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30.    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31.    Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32.    Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M. Nasir
33.    Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34.    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Djafar

(detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 6,93 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Masa Jabatan Syaikh Sudais Sebagai Menteri Diperpanjang 4 Tahun