Home / Berita / Internasional / Eropa / Yayasan Ibnu Rusyd Jerman Berikan Penghargaan Tahunannya untuk Syaikh Rasyid Al-Ganousyi

Yayasan Ibnu Rusyd Jerman Berikan Penghargaan Tahunannya untuk Syaikh Rasyid Al-Ganousyi

Pemikir Islam asal Tunisia, Syaikh Rasyid Al-Ganousyi (tunisienews.blogspot.com)
Pemikir Islam asal Tunisia, Syaikh Rasyid Al-Ganousyi (tunisienews.blogspot.com)

dakwatuna.com – Tunisia. Yayasan Ibnu Rusyd Jerman mengumumkan pemberian penghargaan tahunannya ke-16 tahun 2014 untuk Ketua Gerakan Nahdhah dan pemikir muslim asal Tunisia, Syaikh Rasyid Al-Ganousyi.

Al-Ganousyi dinilai berhak mendapatkan penghargaan tersebut sebagai salah satu tokoh yang memperjuangkan model Islam ideal yang sesuai dengan nilai-nilai modernitas saat ini.

Sebagaimana rilis dari pihak Yayasan Ibnu Rusyd yang diterima Aljazeera (22/10/2014), Al-Ganousyi dijadwalkan akan menerima penghargaan dan hadiah sebesar EUR 2500 dalam acara khusus yang digelar di Berlin pada tanggal 5 Desember 2014 mendatang.

Syaikh Rasyid Al-Ganousyi yang belajar filsafat di Kairo, Damascus, dan Paris dikenal sebagai salah seorang pemikir Islam kontemporer, sekaligus seorang politisi yang meyakini bahwa ajaran Islam tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan hak-hak dasar seseorang yang harus dihormati dalam pemikiran konvensional kontemporer saat ini.

Yayasan Ibnu Rusyd yang merupakan lembaga pengembangan pemikiran dengan warna sekularisme yang cukup kental rutin memberikan penghargaan tahunan sejak 1998 untuk tokoh-tokoh atau lembaga yang dinilai berjasa bagi dunia pemikiran di Arab.

Pada tahun 1998, yayasan tersebut memberikan penghargaan perdananya untuk kantor berita Aljazeera yang dinilai berperan penting dalam mengokohkan pemikiran dan wawasan politik di negara-negara Arab. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Foto-foto Pelecehan Seksual Oleh Pengungsi Suriah di Jerman Ternyata Hoax