Home / Berita / Nasional / Melihat Kemeriahan Pesta Jokowi, Benarkah Hanya Menghabiskan Biaya Rp 400 juta?

Melihat Kemeriahan Pesta Jokowi, Benarkah Hanya Menghabiskan Biaya Rp 400 juta?

Kemeriahan Pesta Rakyat sambut presiden terpilih Joko Widodo. (indo.wsj.com)
Kemeriahan Pesta Rakyat sambut presiden terpilih Joko Widodo. (indo.wsj.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pesta rakyat yang diselenggarakan di tengah Ibu Kota merupakan perayaan terbesar yang pernah dilakukan seorang presiden Indonesia, Senin (20/10/14). Berdasarkan keterangan dari Humas Relawan Panitia Penyelenggara Pawai Rakyat, Catharina Widiyastrini biaya yang dihabiskan tidak besar.

“Semua biaya yang digunakan dalam perayaan ini murni dari relawan. Jumlah dana yang terkumpul sebesar Rp 400 juta. Sama sekali tidak ada sponsor. Untuk artis yang tampil nanti gratis secara sukarela”, ungkapnya saat di temui di pinggir Panggung Konser Tiga Jari, Minggu (19/10/14).

Namun sesungguhnya berapakah dana yang dikeluarkan?

Berdasarkan info yang dihimpun Republika, makanan gratis di monas pun merupakan sumbangan bagi pedagang. Begitu pula dengan arak-arakan pawai pengantar Jokowi menuju istana. Tapi sejumlah pedagang siomay mengaku menerima bayaran sebesar Rp 900 ribu pergerobak.

“Mana mungkin ada yang enggak dibayar. Kita kan bikin makanan pakai uang”, ungkap Rohman (60), pedagang siomay yang digratiskan di Monas. Menurutnya jumlah pedagang siomay lebih dari 50 orang. Sedangkan untuk bakso dan mie kocok harganya pasti lebih mahal.

Sama halnya dengan Rohman. Edo, penari tarian tradisional Irian Jaya ini mengaku menerima imbalan dari penampilannya. “Ya imbalannya dikoordinir oleh ketua tim saya”, ungkapnya saat ditemui di Bundaran HI.

Biaya untuk sewa sound system, dan berbagai perlengkapan lainnya tentu tidak murah. Terdapat dua panggung besar di Monas, dan panggung mobile yang berkeliling di sepanjang rute arak-arakan.

Kalau memang benar biaya yang dikeluarkan hanya sebesar Rp 400 Juta, mungkinkan bisa semeriah dan sebesar ini?  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sampah berserakan di kawasan Monas usai digelarnya Pesta Rakyat.  (Kompas.com)

Usai Pesta Rakyat Sampah Menumpuk di Monas, Ahok: Biasalah, Acara Malam Muda Mudi

Organization