Home / Berita / Nasional / Astaghfirullah, Selain Berubah Jadi Dugem, Usai Konser Pengunjung Antre Beli Minuman Beralkohol

Astaghfirullah, Selain Berubah Jadi Dugem, Usai Konser Pengunjung Antre Beli Minuman Beralkohol

Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam konser Salam 3 Jari di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). (Kompas/Fabian Januarius Kuwado)
Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam konser Salam 3 Jari di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). (Kompas/Fabian Januarius Kuwado)

dakwatuna.com – Jakarta. Konser para pendukung koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang digelar dalam rangka syukuran atas dilantiknya presiden dan wakil presiden baru Indonesia, yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menjelma bak dugem di malam hari. Seusai penampilan musisi asal Inggris, Arkarna, konsep pun berubah. Dengan diiringi DJ dan padu-paduan gemerlap lampu serta suara musik yang sangat kencang menambah semangat peserta untuk berjoget.

Budayawan Taufik Ismail dalam puisinya menyampaikan penilaiannya terhadap ‘syukuran’ yang digelar tersebut. “Bukan Indonesia Hebat yang didapat, tapi Indonesia Laknat”.

Senada dengan Taufik, Anis Matta pun menyayangkan makna dibalik semua rangkaian acara perayaan pelantikan tersebut. “Apa makna dibalik semua ini?” katanya di Jakarta, Senin (21/10) malam.

Konser yang digelar tadi malam pun mengundang ulah peserta konser yang tidak bertanggung jawab, beberapa area hijau monas pun rusak.

“Banyak pohon palm yang rusak, sampah di buang dimana aja, trus rumput diinjak-injak”, ungkap Wawan Sulaeman (24), yang juga mengunjungi Konser Tiga Jari. Menurutnya banyak fasilitas publik yang bisa rusak juga karena ulah orang-orang tersebut.

Tidak hanya suasana konser yang berubah bak dugem, konser salam 3 jari yang usai pada pukul 10 malam itu rupanya berlanjut dengan pesta minuman beralkohol.

Seperti yang dilansir dari Republika, banyak penonton konser yang lanjut menghabiskan malam di sekitar stasiun gambir. Mereka membeli minuman beralkohol berwarna biru di 2 minimarket. Tidak ada petugas yang berjaga dan memeriksa identitas para pembeli minumal beralkohol tersebut.

Bermula berkumpul di stasiun gambir, para remaja tersebut berkeliaran hingga menjelang dini hari. Tak hanya laki-laki, ada pula remaja perempuan yang ikut minum minuman beralkohol dan banyak diantara mereka yang sambil menghisap rokok.

Dalam konser tersebut, group band Slank menutup Konser Salam 3 Jari yang menjadi epilog dari rangkaian Syukuran para pendukung KIH untuk kepresidenan Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla, Senin malam di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. (ern/rol/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (64 votes, average: 7,23 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah
  • Achmad Muchlis

    Berita ga penting sekali

    • Doris Alter

      Kenapa anda baca juga???

    • Tri Muhroji

      Berarti Anda salah satu dari mereka yg mabuk2an

  • salman bn

    Tuuh Hook…buka mataaa loe gede2x buat ngeliat !! Jorokan & kotoran mana di banding demo ke MK hah??!!

  • riri

    Ya Allah itu yg minum alkohol preman dstasiun gambir bkn d tmpt konser, segitu bencinya sm jkw smpe akun dakwatuna nyebar berita sampah model gini, mohon ampun sm Allah

    • rairamegumi

      segitu cintanya ama jkw, tidak ada satu pun salah yg dilakukan jkw…lol

    • rairamegumi

      dibaca bener gak beritanya..itu penonton konser lanjut mabuk2an di st gambir…PENONTON KONSER…brti rakyatnya jkw dong…udah mba riri,fokus aja ama tesis nya…sayang bgt lg nyusun tesis tapi….

Lihat Juga

Ilustrasi. (hdwallpapers4u.eu)

Tiga Penyelamat dan Tiga Perusak