Home / Berita / Nasional / Sama-sama Pernah Dikhianati, Megawati Harus Tiru Sikap Negarawan Prabowo

Sama-sama Pernah Dikhianati, Megawati Harus Tiru Sikap Negarawan Prabowo

Megawati dan Prabowo saat berpasangan menjadi Capres dan Cawapres pada Pilpres 2009.  (suara-islam.com)
Megawati dan Prabowo saat berpasangan menjadi Capres dan Cawapres pada Pilpres 2009. (suara-islam.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri harusnya meniru sikap kenegarawanan Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang mau menjamu rivalnya pada pilpres 2014, Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Prabowo pernah dikhianati oleh PDI Perjuangan dan Jokowi lewat perjanjian batu tulis. Sebab Prabowo pernah dijanjikan menjadi calon presiden sebagai prasyarat membantu pemenangan Jokowi di Pilkada DKI pada tahun 2012 silam.

Begitu juga, Mega pernah dibohongi oleh SBY yang mengatakan tak akan maju jadi calon presiden, tapi fakta yang terjadi SBY maju jadi presiden secara diam-diam.

“Prabowo meskipun pernah dikhianati tetap saja ia mau bertemu dengan Jokowi, berbeda kalau kita komperasi dengan Mega yang nggak pernah mau bertemu dengan SBY,” ujarnya kepada INILAHCOM, Minggu (19/10/2014).

Padahal, kata Pangi, SBY sudah mengirimkan koding atau bahasa isarat ingin sekali bertemu dengan putri Bung Karno itu. Tapi lagi-lagi, pintu itu belum dibuka oleh mantan Presiden kelima yakni Megawati.

“Kelemahan Mbak Mega saya kira karena tak mewariskan tradisi politik yang baik dan negarawan,” ujarnya.

Menurut dia, Prabowo lebih negarawan dan tak pedendam, semestinya sikap politik seperti ini ditiru dan diteruskan oleh Mbak Mega.

“Jangan sampai semasa hidupnya Mbak Mega menurunkan tradisi politik yang kurang baik terhadap generasi bangsa,” kata Pangi.  (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Megawati Resmikan Waduk Terbesar di Bali