Home / Berita / Internasional / Asia / Pemerintah Saudi Tahan Dai 10 Juta Followers

Pemerintah Saudi Tahan Dai 10 Juta Followers

Syaikh Muhammad Al-Arifi (slaati.com)
Syaikh Muhammad Al-Arifi (slaati.com)

dakwatuna.com – Riyadh. Beberapa situs media di Arab Saudi memberitakan tentang ditahannya dai paling terkenal di Saudi, Syaikh Muhammad Al-Arifi.

Disebutkan keterangan keluarga Al-Arifi bahwa beliau menerima surat pemanggilan dari badan intelijen, lalu beliau ditahan, beserta dengan alat komunikasi yang dimilikinya.

Alasan penahanan itu, menurut keluarga seperti yang diberitakan Today’s Opinion, Kamis (16/10/2014) kemarin, bukan hanya karena status twitternya tentang buruknya pelayanan musim haji tahun ini, tapi lebih karena beliau dituduh membuat kesimpangsiuran dalam masyarakat.

Beberapa media, seperti Rassd, menyebutkan bahwa beliau telah ditahan selama sepekan ini, walaupun sama sekali tidak ada pernyataan resmi dari kepolisian atau badan intelijen.

Menariknya, walaupun beliau diberitakan ditahan, tapi tetap ada status-status baru dalam akun twitter beliau yang diikuti sekitar 10 juta followers itu. Tidak ada yang bisa memastikan apakah beliau sendiri yang mengupdate status ataukah pihak badan intelijen.

Yasir Zaa’tera, dalam akun facebooknya, menuliskan, “Syaikh Al-Arifi masih saja mengupdate status twitternya seakan tidak terjadi apa-apa. Padahal semua orang tahun bahwa beliau ditahan. Penahanannya memang masih dirahasiakan pihak yang berwajib.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Proses Melempar Jumrah bagi Jamaah Haji (republika.co.id)

Ini Waktu Terlarang Melempar Jumroh Bagi Jamaah Haji Indonesia