Home / Berita / Nasional / Mbah Moen: Muktamar Romi dan SDA Tidak Sah

Mbah Moen: Muktamar Romi dan SDA Tidak Sah

ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Maimoen Zubair (mbah moen).  (radarcirebon.com)
ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Maimoen Zubair (mbah moen). (radarcirebon.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Konflik didalam tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin meruncing seiring dengan muktamar PPP yang digelar oleh kubu Sekjen PPP Romahurmuziy dan kubu Suryadharma Ali.

Menyikapi hal tersebut, ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Maimoen Zubair mengatakan muktamar yang digelar Romi dan Suryadharma tidak sah. “Muktamar yang dilaksanakan oleh pihak yang bersengketa tidak sah, sesuai putusan Mahkamah Partai,” kata Mbah Moen, demikian beliau kerap disapa dalam jumpa pers di Hotel Ibis, Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Banten, Rabu (15/10/2014).

Mbah Moen menjelaskan usulan muktamar yang digelar sebelum 20 Oktober 2014 semata-mata bertujuan untuk islah. “Tidak mengarah ke arah sana (koalisi). Agar kantor Jalan Diponegoro menjadi pusat DPP, dan DPP masih utuh, dari wilayah hingga ranting,” harap Mbah Moen.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pakar PPP Ahmad Yani mengatakan pilihan muktamar digelar sebelum 20 Oktober semata-mata untuk mematuhi perintah Mahkamah Partai. “Tidak ada hubungannya dengan pelantikan, tapi ini jalan tengah di antara tanggal tersebut,” kata Yani.

Yani menuturkan Muktamar yang rencana akan digelar sebelum 20 Oktober itu dilakukan dengan sederhana dan melalui semangat gotong royong. “Didahului dengan sumbangan dari Mbah Maimoen. Semangatnya untuk mengislahkan sahabat,” cetus Yani. (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kartika Nur Rakhman, Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI periode 2015-2017.  (PP KAMMI)

Muktamar IX KAMMI, Kartika Nur Rakhman Didaulat Jadi Ketua