Home / Berita / Internasional / Amerika / AS Janjikan 45 Juta Dolar bagi Pemilik Informasi Keberadaan Delapan Pimpinan Al-Qaidah

AS Janjikan 45 Juta Dolar bagi Pemilik Informasi Keberadaan Delapan Pimpinan Al-Qaidah

Foto jaringan Al-Qaidah yang diklaim AS (islammemo.cc)
Foto jaringan Al-Qaidah yang diklaim AS (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Amerika Serikat. Pemerintah AS mengumumkan (15/10/2014) telah menyiapkan hadiah sebesar USD 45 juta (sekitar 540 miliar rupiah) bagi siapapun yang dapat memberikan informasi keberadaan delapan pimpinan jaringan Al-Qaidah di kawasan Arab.

Kementerian Luar Negeri AS dalam rilisnya menyatakan bahwa Kementerian telah menyiapkan hadiah sebesar USD 10 juta bagi yang menunjukkan keberadaan Nashir Al-Wahisy (Pimpinan Al-Qaidah di kawasan Arab), serta masing-masing USD 5 juta bagi pemilik informasi pimpinan Al-Qaidah.

Pimpinan Al-Qaidah lainnya yang dihargai masing-masing USD 5 juta adalah Qasim Ar-Rimiy, Utsman Al-Ghamidy, Ibrahim Hasan, Syauqi Ahmad Al-Bu’dany, Jalal Al-Bal’idy, Ibrahim Ar-Risy, dan Ibrahim Al-Bana.

Menurut versi Kemlu AS, jaringan Al-Qaidah yang didirikan oleh militan Yaman dan Arab Saudi telah melakukan serangkaian serangan besar yang menargetkan pemerintah Yaman, AS, dan kepentingan asing lainnya.

Dicontohkan bahwa jaringan Al-Qaidah telah melakukan aksi peledakan pada Maret 2009 yang menyebabkan 4 wisatawan asing asal Korea dan pemandu mereka warga Yaman tewas. Selain itu, Al-Qaidah juga dituduh berada di belakang aksi serangan di AS pada 25 Desember 2009 dan Oktober 2010.

Jaringan Al-Qaidah juga dituduh telah melakukan aksi peledakan di ibukota Yaman pada tahun 2012 yang menyebabkan 100 orang tewas dan mendorong Pemerintah AS menutup sementara waktu 20 kedutaannya di berbagai negara sepanjang tahun 2013. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Aparat kepolisian New York City (nytimes.com)

Puluhan Terluka Akibat Serangan Bom di Manhattan New York

Organization