Home / Berita / Internasional / Asia / PKPU Raih Penghargaan Dalam Peringatan ASEAN Day for Disaster Management

PKPU Raih Penghargaan Dalam Peringatan ASEAN Day for Disaster Management

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Penghargaan terhadap lembaga atau komunitas ASEAN yang bergerak dibidang ketahanan dalam bidang penanggulangan kebencanaan. (nisa/kis/pkpu).
Penghargaan terhadap lembaga atau komunitas ASEAN yang bergerak dibidang ketahanan dalam bidang penanggulangan kebencanaan. (nisa/kis/pkpu).

Bandar SribegawanSetiap tahunnya, ASEAN Day for Disaster Management (ADDM) diperingati pada tanggal 13 Oktober. ADDM yang diprakarsai sejak 2005 silam ini bertepatan dengan International Day for Disaster Reduction (IDDR).  Sejak 2006, ADDM kerap bekerjasama dengan IDDR dalam memperingati hari penanggulangan bencana.

Begitu pula tahun 2014 ini, ADDM bersama IDDR kembali bersinergi dengan mengusung tema “Peoples of ASEAN, Step Up and Be Counted for Community Disaster Resilience! Resilience is for Life!”. Peringatan Hari Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan pada Minggu (12/10) ini sekaligus merupakan ajang pemberian penghargaan terhadap lembaga atau komunitas ASEAN yang bergerak dibidang ketahanan dalam bidang penanggulangan kebencanaan.

Penghargaan ini diberikan oleh ASEAN sebagai bentuk apresiasi terhadap personal yang terlibat aktif dalam lembaga atau komunitas dalam menghadapi bencana. Setidaknya ada empat nama yang muncul dari hasil seleksi sebagai penerima Penghargaan Ketahanan Masyarakat yang diajukan oleh lembaga atau komunitas. Mereka adalah Paul Chiew Choi Yun dari Brunei Darussalam, perwakilan Indonesia Muhammad Jawad (Disaster Risk Management – Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU), Erwin de Rama asal Filipina dan Boonpeng In-Kaew delegasi Thailand.

Mereka berempat telah berpartisipasi dan berkompetisi untuk memenangkan penghargaan berupa uang tunai senilai 1.000 USD dan sertifikat prestasi yang akan diberikan oleh Pemerintah Brunei Darussalam sebagai tuan rumah acara.

Tema yang diusung tahun 2014 ini diharapkan dapat mendorong semua element masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang akan mempersiapkan lingkungan dan masyarakat meminimalisir dampak negatif dari bencana alam. Direktur National Disaster Brunei Darussalam Pusat Manajemen dan Ketua Komite ASEAN tentang Penanggulangan Bencana, Pg DatoPaduka Hj Rosli Bin Pg Hj. Chuchu, mengatakan dalam sambutannya mengenai pentingnya peran masyarakat untuk turut andil dalam penanggulangan bencana.

“Dengan memberikan pengetahuan yang benar, masyarakat bisa maju dan memimpin dalam mempromosikan kegiatan berbasis masyarakat dalam pengurangan risiko bencana dan meningkatkan kesadaran dan keterlibatan untuk mewujudkan peran masyarakat dalam ketahanan terhadap bencana sebagai frontliners dalam menanggapi bencana serta pemulihan dan rehabilitasi upaya jangka panjang,” ujarnya. (nisa/kis/pkpu).

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

KAMMI: PBB dan ASEAN Perlu Mekanisme Efektif Tuntaskan Konflik Rohingya