Home / Berita / Rilis Pers / Surat Terbuka untuk Mendikbud: Keberatan Atas Materi Pada Buku PJOK SMA Kelas XI Semester 1

Surat Terbuka untuk Mendikbud: Keberatan Atas Materi Pada Buku PJOK SMA Kelas XI Semester 1

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Keberatan Atas Materi Pembelajaran Pada Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1

dakwatuna.com Berdasarkan Permendikbud Nomor 69 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA, dinyatakan bahwa:

  1. Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik untuk mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik.
  2. Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.
  3. Kurikulum 2013 menggunakan landasan filosofis dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia.
  4. Kurikulum 2013 menganut:
    1. pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan
    2. pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.

Berdasarkan uraian singkat Permendikbud diatas, semangat pemberlakuan Kurikulum 2013 adalah dalam rangka mempersiapkan anak bangsa yang memiliki kepribadian yang dapat menunjang dirinya sebagai pribadi dan sebagai warga negara yang bermoral, berakhlaq dan berkepribadian kebangsaan.

Atas dasar hal tersebut, kami menemukan adanya materi pembelajaran pada buku mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan jenjang SMA kelas XI semester I yang dalam pandangan kami tidak sejalan dengan semangat pemberlakuan kurikulum 2013. Pada pelajaran X halaman ke-123-131 tentang memahami dampak seks bebas. Menurut pandangan kami, terdapat beberapa materi yang perlu dikaji ulang untuk disampaikan kepada siswa agar tidak menimbulkan kesalahpahaman siswa yang pada akhirnya dapat membangun kepribadian siswa yang kontra produktif dengan tujuan pendidikan nasional.

Pertama:

Pada halaman 128-129, materi pembelajaran seolah-olah memberikan pengesahan terhadap “pacaran” sebagai bagian dari kepribadian anak bangsa. Bahwa dalam konteks kehidupan modern saat ini, pacaran telah menjadi salah satu gaya hidup anak bangsa, namun hal tersebut merupakan suatu tindakan yang harus mendapat pengawasan ketat. Namun materi pembelajaran pada halaman 128-129 seolah-olah sudah menempatkan pacaran dan berpasangan dalam berpacaran sebagai sesuatu yang “legal” dan salah satu “kepribadian” anak bangsa.

Menurut hemat kami, sebagai materi pembelajaran tidak semestinya penulis buku menggunakan kata “pacaran” agar tidak menimbulkan salah tafsir seolah pacaran adalah tindakan yang didukung negara. Apalagi dalam buku tersebut memuat penjelasan mengenai tips berpacaran agar tidak lepas kendali dan gaya pacaran sehat.  Sebab materi ini diberikan kepada siswa usia remaja yang secara psikologis sedang menuju titik akil baligh atau puncak kedewasaan. Akan menjadi berbahaya jika siswa mengalami salah tafsir tentang pacaran pacaran sebagai aktivitas hubungan sosial yang direstui negara dan legal asal sehat dan tidak terbuai.

Kedua:

Ilustrasi pacaran sehat sebagaimana ditampilkan pada gambar 10.10, di mana ada seorang remaja putri berjilbab dan remaja putra berkopiah sedang berduaan di sebuah taman air terjun merupakan gambar yang melecehkan umat Islam. Sebab, dalam Islam sangat dilarang berduaan antara lelaki dan perempuan bukan muhrim apalagi di tempat sepi tanpa ada orang lain selain berdua. Selain melecehkan juga bertentangan dengan aturan syariah. Islam sangat melarang pria dan wanita bukan muhrim berduaan apalagi di tempat sepi sebagaimana diilustrasikan dalam gambar pacaran sehat. Islam juga melarang perilaku yang mengarah dan dapat berdampak pada terjadinya zina. Bagi kami, ilustrasi gambar pacaran sehat pada buku terbutan kemendikbud tersebut tidak bisa diterima sebagai sumber pembelajaran siswa.

Oleh karenanya, kami meminta kepada menteri pendidikan dan kebudayaan ri untuk:

  1. Segera mengkaji ulang materi pembelajaran pada buku PJOK kelas XI Semester 1 khususnya pada halaman 128-129.
  2. Dalam menerbitkan buku pembelajaran siswa, agar melibatkan berbagai pihak yang berkompeten dengan karakteristik materi pembelajaran agar tidak menyimpang dari tujuan pemberlakuan Kurikulum 2013.

Garut, 11 oktober 2014

Hormat saya:

Ma’mun Gunawan

Sekretaris PGRI Ranting 2 Kecamatan Banyuresmi Garut dan pengajar di SD Negeri Sukakarya 3 Jecamatan Banyuresmi Garut.

Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma'mun Gunawan)
Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma’mun Gunawan)
Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma'mun Gunawan)
Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma’mun Gunawan)
Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma'mun Gunawan)
Cuplikan Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas XI Semester 1, Kurikulum 2013. (Ma’mun Gunawan)

Advertisements

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ma’mun Gunawan
Sekretaris PGRI Ranting 2 Kecamatan Banyuresmi Garut dan pengajar di SD Negeri Sukakarya 3 Jecamatan Banyuresmi Garut.
  • duzepnoer

    Sebaiknya itu buku dicabut dari peredarannya.

  • Tri Muhroji

    Yang menyusun buku itu sangat sembrono, tidak mengenal ajaran agama Islam dengan benar

Lihat Juga

Pengumuman GNPF MUI, Dari Sari Roti Hingga Pelarangan Hak Paten

Organization