Home / Berita / Daerah / Aliran Sesat di Sumatera Utara Bolehkan Hubungan Badan Guru dan Murid

Aliran Sesat di Sumatera Utara Bolehkan Hubungan Badan Guru dan Murid

(nahimunkar.com)
(nahimunkar.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Salah seorang mantan penganut aliran sesat di Medan, Sumatra Utara, Sutini (43) mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia, Rabu (8/10/14).  Dia melaporkan bahwa aliran yang pernah dia ikuti mengajarkan tuntunan yang di luar dari tuntunan Islam.

“Saya minta tolong ke MUI untuk membantu agar aliran sesat ini dibubarkan,” ujar Sutini  di kantor MUI, Jakarta (8/10/14) dikutip dari ROL.

Sutini hadir di MUI ditemani oleh sembilan orang anggota Forum Masyarakat Muslim Sumatra Utara. Dia menceritakan pengalamannya selama menganut ajaran tersebut.

Aliran sesat di bawah pimpinan Ahmad Arifin, kata Sutini, mengajarkan penganutnya untuk membayar zakat kepada Ahmad Arifin, melarang membaca Al-Quran dan melarang mendirikan shalat. “Katanya, cukup mengingat Tuhan saja,” ujar sutini menirukan ajaran Ahmad Arifin.

Lebih parah lagi, Sutini dipaksa untuk berhubungan badan dengan Arifin. Menurut gurunya, hubungan badan antara guru dan murid diperbolehkan. Dan melayani guru, merupakan kewajiban murid.

Wanita dua anak ini bergabung bersama aliran tersebut pada tahun 1999, karena bujukan dari keluarga suaminya. Namun seiring berjalannya waktu dia menemukan keanehan dalam ajaran tersebut, dan memutuskan keluar pada tahun 2011.

“Begitu saya keluar, saya dan keluarga diancam akan dibunuh dan dicaci maki pakai bahasa kotor,” kata dia.

Sutini menjelaskan, aliran tersebut menyebarkan pemahaman bahwa Nabi Adam bukan ciptaan Allah, namun ciptaan malaikat. Selain itu, zakat harta para pengikut ajaran ini harus diberikan kepada guru. Aliran ini, kata Syaukan juga melegalkan kawin kontrak atau nikah mut’ah tanpa wali dan saksi. Serta menghalalkan hubungan badan antara guru dan murid.

Sutini berharap penegak hukum bersama ulama, akan membubarkan aliran tersebut sehingga tidak banyak menimbulkan korban lain. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (29 votes, average: 7,66 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

(Foto: safa.ps. Inset: Al-Quran Al Karim)

Al-Quran yang Shalih LiKulli Zaman Wal Makan Membuktikan Bahwa Li Kulli Zaman Rijaaluhu

Organization