Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Variabel Penyakit Hati dan Penawarnya

Variabel Penyakit Hati dan Penawarnya

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Penawar yang bisa menyembuhkan penyakit hati. (Guntara Nugraha Adiana Poetra)
Penawar yang bisa menyembuhkan penyakit hati. (Guntara Nugraha Adiana Poetra)

dakwatuna.comSetiap manusia memiliki hati yang bisa menjadi penentu dari baik buruknya perilaku seseorang, karena di dalam hati yang bersih senantiasa terpancar ketulusan dan energi positif yang bisa mendatangkan manfaat bagi sesama, adapun di dalam hati seseorang yang sedang sakit maka yang terpancar adalah kesembrautan, kegelisahan dan hidupnya sulit berbahagia.

Dalam bahasa Arab, hati disebut dengan “Al Qolbu” yang artinya bisa menjadi sesuatu yang mudah terbolak-balik, hati seseorang bisa berubah-ubah sesuai dengan keadaan, kadang hati seseorang mempunyai kecenderungan pada yang baik dan kadang kepada yang buruk, kadang hati dalam keadaaan sehat dan kadang sakit. Di antara penyakit hati yang sering datang menghampiri manusia dan harus kita waspadai:

  1. Iri
  2. Dengki
  3. Pendendam berat
  4. Sombong
  5. Suka mengadu domba
  6. Suka berdusta
  7. Senang menggunjing orang lain
  8. Berburuk sangka
  9. Tertawa di atas derita orang lain,
  10. Sulit melihat orang lain sukses
  11. Sulit melihat orang lain bahagia
  12. Senang melihat orang lain susah
  13. Selalu saja kurang senang pada kelebihan yang dimiliki oleh orang lain
  14. Tidak pernah merasa puas akan anugerah yang diberikan Tuhan
  15. Kurang bersyukur atas segala nikmat
  16. Tidak pandai bersabar
  17. Senang mencaci maki dan berkata keji/kotor
  18. Suka melaknat dan menyumpahi orang lain dengan maksud yang buruk
  19. Suka menghujat dan menjatuhkan kehormatan orang lain
  20. Mudah marah dan sentimen terhadap orang lain
  21. Sulit memaafkan kesalahan orang lain
  22. Tidak suka dengan nasehat dan senang dalam berbuat maksiat
  23. Senantiasa mengikuti hawa nafsu dalam prilaku dan tutur kata
  24. Sulit untuk menangis
  25. Malas dalam beribadah
  26. Jarang berdzikir
  27. Tidak peduli dengan kesulitan orang lain/cuek
  28. Jauh dari sopan santun terhadap yang lebih tua
  29. Tidak mengasihi anak kecil
  30. Tidak menghargai sesama
  31. Tergila-gila pada kehidupan dunia dan besar gengsi
  32. Takut akan kematian
  33. Senang menumpuk harta
  34. Boros dan sering melakukan perbuatan mubadzir atau berlebihan
  35. Riya “beramal agar dilihat orang lain”
  36. Sum’ah “beramal agar didengar orang lain”
  37. Haus akan pujian orang lain
  38. Menyepelekan amal kebaikan
  39. Kikir/pelit
  40. Tak peduli perkara halal haram apalagi hal syubhat.

Duhai jiwa!

Ketahuilah jika hati seseorang dalam keadaan baik/sehat maka baik pulalah jasmaninya secara keseluruhan dan jika hatinya sudah rusak maka rusak pulalah jasmaninya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Ketahuilah, bahwa dalam tubuh terdapat mudghah (segumpal daging), jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati. (HR. Bukhari dan Muslim)

Duhai jiwa!

Perbanyaklah berdoa agar hati ini menjadi kokoh dan senantiasa Allah Ta’ala tetapkan dalam ketaatan.

ﻳَﺎﻣُﻘَﻠِّﺐَ ﺍﻟْﻘُﻠُﻮْﺏِ ﺛَﺒِّﺖْ ﻗَﻠْﺒِﻲْ ﻋَﻠﻰ ﺩِﻳْﻨِﻚ

Artinya:

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu” (HR. Imam Ahmad, Imam Tirmidzi dan lainnya)

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻣُﺼَﺮِّﻑَ ﺍﻟْﻘُﻠُﻮﺏِ ﺻَﺮِّﻑْ ﻗُﻠُﻮﺑَﻨَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻃَﺎﻋَﺘِﻚَ

Artinya:

Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadaMu.” (HR. Muslim)

Ditambahkan di dalam surat Ali-imran ayat 8.

“Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)”.

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc. MA.
Dosen Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (UNISBA) & PIMRED di www.infoisco.com (kajian dunia Islam progresif)

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Sebutir Noda di Hati