Home / Berita / Internasional / Afrika / Bahagia, Peningkatan Jumlah Qurban di Laos dan Antrian Tertib Somalia

Bahagia, Peningkatan Jumlah Qurban di Laos dan Antrian Tertib Somalia

Tim Global Qurban ACT saat mendistribusikan hewan kurban di Somalia. (ACTNews.)
Tim Global Qurban ACT saat mendistribusikan hewan kurban di Somalia. (ACTNews.)

dakwatuna.com – Jakarta.  Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (GQ-ACT), Minggu (5/10/2014) atau 10 Dzulhijah1435 H, menyembelih dan mendistribusikan 10 ekor sapi amanah dari Muslime Helfen. Qurban dari warga muslim Jerman yang bergabung dalam organisasi nirlaba tersebut dibagikan kepada warga muslim Laos, di Masjid Al-Azhar, Phonsapattai, Phentabuli, Vientiane, Laos.

ACT mendistribusikan daging hewan kurban kepada 245 orang muslim atau 86 kepala keluarga di beberapa distrik diantaranya: di Phonsapattai, Xiang Ymuen, Danxang, Hong Kaaphonxay, Boro dan Sisawat.

Menurut Vina bin Ahmad (45), Imam Masjid Al-Azhar Phonsapattai, qurban tahun ini mengalami peningkatan  yang signifikan. Qurban tahun lalu warga muslim Laos  yang merupakan kaum minoritas, hanya 0,01 dari rakyat Laos hanya  menyembelih  5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Tetapi saat ini disembelih 16 Sapi (10 dari Muslime Helfen, 5 dari warga Malaysia yang tinggal di Laos, 1 dari Kedutaan Besar Republik Indonesia).

“Saya sangat berterimakasih kepada ACT, yang telah menyampaikan amanah Qurban dari Muslime Helfen kepada kami. Ini merupakan yang kedua kalinya ACT datang kemari, sebelumnya Ramadhan 1435 H kemarin, ACT telah menyalurkan Zakat Fitrah dari Muslime Helfen. Saya berharap tahun depan kurban disini lagi, sebagai cara supaya kita bisa terus bersilaturahim,” pungkasnya.

Lain di Laos, lain pula di Somalia. Distribusi qurban masih berlangsung sepenuh hari Tasyrik (hingga 3 hari setelah Idul Adha). Ada pendar wajah-wajah tersenyum bahagia yang menyeruak di tengah debu-debu kering yang menyaput udara panas menyengat tanah Somalia. Di hari kedua tasyrik Idul Adha 1435 Hijriah, Global Qurban ACT kembali membagikan daging qurban ke warga Awgoye dan Sagal Village.

Ada yang menarik di negara yang warganya mengalami kelaparan sepanjang tahun ini. Leader Tim Global Qurban untuk Somalia, Andhika Purbo Swasono mengungkapkan, warga muslim Somalia memiliki perangai yang lembut. Kendati negaranya relatif masih belum nyaman ditinggali, dan kondisi ekonomi yang rata-rata di bawah kemiskinan, itu tak membuat mereka bersikap putus asa.

“Bisa terlihat dari betapa mereka dengan tertib antri untuk mendapatkan jatah daging qurban. Bahkan ada sejumlah ibu yang mengantri sembari mengendong bayinya. Tak ada tanda ia mengeluh kendati antrian masih jauh. Sungguh sangat menyentuh. Bisa jadi, udara panas bagi mereka sudah menjadi bagian dari hidup sehingga sudah tak terasakan lagi di kulit mereka,” paparnya.

Alhamdulillah, tak kurang dari 441 kepala keluarga menerima dengan senang hati daging qurban yang kami potong bersama-sama dengan relawan lokal,” terangnya, Selasa (7/10/2014). Karena terdapat 69 ekor sapi dialirkan darahnya ke bumi Somalia yang rentan, sumbangan dari muslimin Indonesia untuk dunia.
Rencananya, untuk hari Tasyrik ke-3 besok, Tim akan memotong sedikitnya 68 ekor sapi dan 2 ekor unta.  (ACTNews/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Geisha Band menggelar konser kepedulian untuk korban asap, Jumat (30/10/15). (ACTNews)

Semarak, Konser Kepedulian untuk Korban Asap Geisha Band