Home / Berita / Internasional / Afrika / Di Hari Kedua Idul Adha, 34 Kasus Pelecehan Seksual Terjadi di Kairo

Di Hari Kedua Idul Adha, 34 Kasus Pelecehan Seksual Terjadi di Kairo

Logo LSM Syuft Tahrisy (egyptwindow.net)
Logo LSM Syuft Tahrisy (egyptwindow.net)

dakwatuna.com – Kairo. LSM “Syuftu Tahrisy” yang berarti aku melihat pelecehan, terjadi di Kairo. Bahwa di hari kedua Idul Adha jumlah catatan kasus pelecehan seksual mengalami peningkatan.

Lembaga ini melaporkan, bahwa di Taman San’a provinsi Kafru Asy-Syeikh pihak keamanan seakan-akan menghilang, kecuali beberapa orang dari mereka yang menyamar dengan berbaju sipil. Mereka menyaksikan sejumlah pelecehan secara verbal terjadi di depan mata, namun sayangnya mereka tidak berbuat apa-apa.

Sedangkan di ibukota Kairo sendiri, terdapat 34 kasus pelecehan, 25 diantaranya pelecehan secara lisan, 8 kasus pelecehan seksual serta 1 kasus pelecehan beramai-ramai.

Lembaga ini kemudian melaporkan, bahwa kasus pelecehan paling sering terjadi di stasiun kereta bawah tanah, Jamal Abdun Naser, dimana pihaknya berhasil menyelamatkan 2 orang wanita dari pelecehan secara fisik yang dilakukan secara beramai-ramai di dalam stasiun. (msy/egp/dakwatuna )

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Ilustrasi - Monas dan Masjid Istiqlal di kejauhan. (city_data.com)

Ijtihad Shalat Jumat di Monas

Organization