Home / Berita / Nasional / Irman Gusman Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPD RI

Irman Gusman Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPD RI

Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2014-2019.  (ajnn.net)
Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2014-2019. (ajnn.net)

dakwatuna.com – Jakarta.  Irman Gusman kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2014-2019 . Irman berhasil mengalahkan pesaingnya, Farouq Muhammad asal Nusa Tenggara Barat.

Setelah dilakukan voting terhadap 122 suara sah, Irman berhasil memperoleh 66 suara. Sementara Farouq memperoleh 53 suara, dan 3 suara lainnya abstain.

“Maka terpilih Irman Gusman sebagai ketua,” kata pimpinan sidang paripurna DPD Aidil Fitrisyah di Nusantara V, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Sementara itu, Wakil Ketua DPD otomatis dijabat oleh Farouq, dan anggota DPD dari Yogyakarta Ratu Hemas menjadi Wakil Ketua 2.

Sebelumnya, terdapat 8 orang anggota DPD yang lolos persyaratan untuk maju sebagai calon pimpinan DPD RI. Wilayah barat diwakili oleh Irman Gusman dari Sumatera Barat dan Intsiawati Ayus dari Riau.

Wilayah tengah diwakili oleh Oesman Sapta dari Kalimantan Barat, dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas dari Yogyakarta.

Sementara wilayah timur diwakili empat orang calon, yakni Farouq Muhammad dari Nusa Tenggara Barat, Bahar Ngitung dari Sulawesi Selatan, Nono Sampono dari Maluku, dan I Gede Pasek Suardika dari Bali.

“Dengan telah ditetapkannya maka kita selesai melaksanakan rangkaian paripurna ini. Kamu ucapkan selamat kepada para pimpinan yang telah terpilih,” tandas Aidil.  (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

“Waa Islaamaah”, Buah Kepemimpinan Shalih Saifuddin Quthuz dan Erdogan