Home / Berita / Internasional / Asia / Pendudukan Berlanjut, Zionis Bangun 2600 Unit Permukiman Baru di Timur Al-Quds

Pendudukan Berlanjut, Zionis Bangun 2600 Unit Permukiman Baru di Timur Al-Quds

Permukiman baru Yahudi di Al-Quds Timur (safa.ps)
Permukiman baru Yahudi di wilayah terjajah Tepi Barat (safa.ps)

dakwatuna.com – Al-Quds. Walikota Penjajah Israel di Al-Quds pada hari Rabu (1/10/2014) menggelontorkan dana untuk membangun 2600 unit permukiman Yahudi diatas tanah Beit Shofafa yang letaknya berdekatan dengan kota Al-Quds. Lokasi ini bernama Jafat Hamtus. Proyek ini sedang melewati proses persetujuaan dan perizinan untuk kemudian dilanjutkan dengan pembangunan.

Langkah ini menjadi ancaman berbahaya yang datang dari pemukim Yahudi, karena terletak di Timur kota Al-Quds, wilayah yang dikenal sebagai tanah Palestina 67 dan akan menjadi bagian dari negara Palestina.

Apa yang dilakukan oleh Zionis Israel ini banyak mendapatkan kritikan dari berbagai negara di Eropa. Dua pekan yang lalu, dubes Uni Eropa di Israel menyatakan kekhawatirannya dengan rencana pembangunan permukiman ini, karena hal tersebut akan membuat perundingan Israel-Palestiina kembali temui jalan buntu.

Radio milik tentara Israel menyiarkan, pembangunan permukiman tersebut sebenarnya masih mendapat banyak hambatan, karena pihak Israel harus mempertemukan PM. Benjamin Netanyahu dengan Presiden Amerika Barack Obama, serta izin dari Uni Eropa. Karena pembangunan tersebut akan memberikan dampak negatif terhadap perbatasan kedua negara khususnya rencana pembagian Al-Quds. (msy/sf/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta