Home / Berita / Internasional / Eropa / Karena Berhijab, Seorang Perawat Dipecat di Jerman

Karena Berhijab, Seorang Perawat Dipecat di Jerman

Muslimah di Jerman masih menghadapi ketidakadilan (islammemo.cc)
Muslimah di Jerman masih menghadapi ketidakadilan (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Jerman. Pengadilan Pekerja Federal Jerman memutuskan hukuman pemecatan terhadap perawat muslimah dari pekerjaannya, karena ia tetap mengenakan hijab dijam-jam kerja.

Perawat muslimah ini bekerja di rumah sakit milik gereja Kristen Protestan di Kota Poryrom. Ia dipecat dari pekerjaannya karena mengenakan hijab di jam-jam kerja. Ketika perawat ini mengajukan protes ke pengadilan berkas pengajuannya ditolak, kemudian kasusnya dipindahkan ke pengadilan pekerja Federal yang berada di Erfurt.

Pengadilan mengatakan menjadi syarat wajib dalam akad kerja, bagi pekerja non Kristen diharuskan mematuhi peraturan dan bersikap netral, dan dalam hal ini pengadilan memposisikan penggunaan hijab sebagai simbol dari agama yang berbeda dengan agama Kristen. Oleh karena itu pengadilan memutuskan penggunaan hijab sebagai bentuk pelanggaran terhadap syarat akad kerja, dengan demikian pihak administrasi rumah sakit milik gereja Protestan diperbolehkan melarang perawat muslimah menggunakan hijab di jam kerja mereka.

Keputusan ini telah menuai protes dengan beragam bentuk penolakan. Diantaranya kritik keras dari Partai Kiri terhadap keputusan pengadilan ini. Jota Krilman, juru bicara atas nama dunia pekerja Partai Kiri tersebut mengatakan, “Tidak ada harga bagi hak asasi perorangan didalam lembaga-lembaga gereja.”

Sedangkan Aiman Mazai ketua Majelis Muslim Jerman, menyatakan keterkejutannya dengan keputusan tersebut. Ia meminta agar pemerintah melakukan kajian ulang terhadap undang-undang yang melahirkan keputusan seperti ini. (msy/imo/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Peringatan International Hijab Solidarity Day di CFD Jakarta