Home / Berita / Nasional / Berhalusinasi, Ahok Tuduh KMP Inginkan Presiden Kembali Dipilih MPR

Berhalusinasi, Ahok Tuduh KMP Inginkan Presiden Kembali Dipilih MPR

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.  (tribunnews.com)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (tribunnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta atau yang akrab disapa Ahok menuduh Koalisi Merah Putih (KMP) selain bertujuan menggolkan UU Pilkada yang mengatur Pilkada melalui DPRD, KMP juga menginginkan pemilihan presiden oleh MPR.

Menyikapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan Ahok sedang berhalusinasi dan tuduhannya adalah provokasi yang tidak diperlukan. “KMP masih waras,” katanya, Ahad (29/9).

Dia menambahkan, KMP memahami perbedaan ketentuan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) tentang mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden dengan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota. Pasal 18 ayat 4 UUD menyebut Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing sebagai Kepala Pemerintah Daerah dipilih secara demokratis, sementara pasal 6 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung.

“Kami mengerti membedakan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung oleh rakyat, dan pemilihan kepala daerah secara demokratis,” ujarnya.

Hidayat meminta, agar sebagai kepala daerah Ahok bersikap cerdas dan jangan menebar provokasi dengan pemikiran yang jaug dari prinsip kedaulatan rakyat. “Kami KMP masih waras semuanya, karenanya mestinya kepala daerah mencerdaskan rakyat. Jangan memprovokasi dengan lontaran pemikiran yang jauh dari prinsip kedaulatan rakyat yang diatur konstitusi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ahok mengatakan KMP tak hanya menggolkan UU Pilkada yang mengatur Pilkada melalui DPRD, tapi juga pemilihan presiden oleh MPR.

“Kan semangat mereka mau mengganti semua, targetnya mereka lama-lama presiden juga dipilih lewat MPR kan. Pasti begitu,” kata Ahok di Jakarta, Jumat (26/9) lalu.

“Koalisi merah putih itu kan mau merevisi lagi,” imbuhnya. (detik/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Klarifikasi Yusril Soal Pemberitaan Dukung Ahok