Home / Berita / Nasional / Pakar Komunikasi Politik: Kabinet Jokowi Transaksional dan Tak Beda dengan Masa SBY

Pakar Komunikasi Politik: Kabinet Jokowi Transaksional dan Tak Beda dengan Masa SBY

Presiden Terpilih, Joko Widodo.  (wartanews.com)
Presiden Terpilih, Joko Widodo. (wartanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Kabinet yang sedang disusun oleh presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai kabinet transaksional. Demikian dikatakan oleh Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing dalam diskusi politik di Galeri Kafe Taman Ismail Marzuki (TIM), Ahad (28/9). Emrus berpendapat hal ini disebabkan susunan kabinet yang sedang digodok banyak dilakukan di belakang panggung politik.

“Penyusunan kabinet juga tidak melibatkan publik, ketika politik dilakukan di belakang panggung akan terjadi politik transaksional. Beda kalau politik di depan panggung masyarakat bisa mengkritik,” paparnya.

Lebih lanjut Emrus mengatakan jika kabinet pada masa pemerintahan Jokowi nanti tidak memiliki ideologi kuat maka akan banyak mendapat goncangan. Bahkan, menurut Emrus, kementerian bisa menjadi ATM partai.

Diharapkan menteri yang akan datang bukan sekadar kapabilitas dan profesionalitas tapi punya idealisme dan integritas. “Kalau kabinet transaksional yang dilakukan, maka tidak ada bedanya dengan pemerintahan SBY, Jokowi tidak antitesis,” pungkasnya. (iea/rol/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Thomas Lembong, Luhut Binsar Pandjaitan, Darmin Nasution, Rizal Ramli, Pramono Anung dan Sofyan Djalil, saat akan dilantik menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015). (banjarmasinpost/kompas)

Aboebakar: Perombakan Kabinet Bisa Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Pemerintahan