Home / Berita / Nasional / Aher: Waduk Jatigede Segera Diresmikan Jika Perpres Selesai Pekan Ini

Aher: Waduk Jatigede Segera Diresmikan Jika Perpres Selesai Pekan Ini

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan - Foto: jabartoday.com
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. (jabartoday.com)

dakwatuna.com – Bandung. Peresmian Waduk Jatigede yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diperkirakan tidak sesuai jadwal yang semestinya yaitu bulan September 2014. Hal ini dikarenakan Peraturan Presiden (Perpres) hingga saat ini belum juga rampung.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku, hingga kini masih menunggu keputusan Perpres. Dia memastikan, seluruh persayaratan pengajuan Perpres di tingkat Provinsi Jawa Barat sudah rampung. “Kami sudah ajukan ke pusat,” kata Gubernur yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Kamis (25/9).

Pria yang akrab disapa Aher ini menginginkan Perpres soal pergantian lahan ganti rugi waduk Jatigede bisa rampung pada pekan ini. Sehingga, waduk yang sudah dibangun selama puluhan tahun ini segera digenangi air. “Mudah-mudahan minggu ini (Perpres Waduk Jatigede) selesai,” ujarnya. Aher mengatakan Perpres ini masuk dalam program 100 hari terakhir kepemimpinan Presiden SBY.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Wawan Ridwan menuturkan, beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah melakukan peninjauan langsung ke waduk yang rencanannya penjadi penopang air di kawasan Jabar Utara.

“Fisik Waduk Jatigede segera rampung. kita sudah melakukan kunjungan ke lokasi proyek,” tutur Wawan. Dia menuturkan, sejauh ini proyek waduk Jatigede sudah mencapai 92 persen. Artinya, proses pembangunan hanya tinggal 8 persen.

“Sisannya tidak berat karena sudah diperhitungkan oleh para ahli,” ujarnya.

Wawan menjelaskan beberapa pembangunan fisik yang belum rampung seperti terowongan pengelak air yang berdiameter 10 meter dengan panjang 556 meter. Namun, lanjut Wawan, di atas terowongan tersebut sudah dibangun spillway (Katup) inlet irigasi. Bangunan tersebut sudah dibeton sepanjang 1.715 meter dengan Lebar mercu bendungan 12 meter serta tinggi maksimum 110 meter.

“Sebetulnya terowongan ini sudah difungsikan sejak Agustus lalu dimana air sungai Cimanuk sudah dibendung dan seluruhnya masuk ke terowongan yang mengalir melewati terowongan menuju hilir,” jelas Wawan.

Penggenangan sendiri sudah diundur beberapa kali. Sebelumnya, Pemerintah pusat menargetkan waduk tersebut diairi pada Februari 2014 menjadi Mei 2014. Namun lantaran proyek sejumlah pekerjaan besar masih tidak mungkin terkejar, pengairan waduk itu diundur menjadi September 2014.

Wawan optimis, dengan bangunan fisik 92 persen ini waduk Jatigede dapat segera diairi. Jadwalnya September akan digenangi air. Wawan pun memastikan keamanan dari kekhawatiran keretakan jika waduk tersebut sudah diairi. (gus/inilah/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Writing Competition ‪#‎McJAK: “Seandainya Aku Menjadi Gubernur Jakarta..”