Home / Berita / Nasional / Walau Tetapkan Idul Adha pada 4 Oktober, Muhammadiyah Tetap Hormati Keputusan Pemerintah

Walau Tetapkan Idul Adha pada 4 Oktober, Muhammadiyah Tetap Hormati Keputusan Pemerintah

Logo Muhammadiyah (wikipedia.org)
Logo Muhammadiyah (wikipedia.org)

dakwatuna.com – Jakarta.  Organisasi Kemasyarakatan Islam Muhammadiyah menghormati hasil sidang itsbat yang dilakukan pemerintah guna menetapkan awal Dzulhijah sekaligus menentukan Hari Raya Idul Adha 1435 H yang jatuh pada Minggu, 5 Oktober 2014.

“Apapun hasilnya, Muhammadiyah menghormati hasil itsbat. Kami juga membuktikan hadir saat mengikutinya,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas, ditemui usai sidang itsbat Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Jakarta, Rabu malam (24/9).

Kehadiran ormas terbesar kedua di Indonesia tersebut, kata dia, sebagai bentuk kebersamaan antarormas Islam.

Guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu juga mengaku tidak ada perdebatan apapun di dalam mengikuti sidang itsbat karena organisasinya sudah memutuskan awal Dzulhijah 1435 H. “Muhammadiyah sudah mengumumkan terlebih dahulu sehingga apapun hasilnya tidak berpengaruh,” kata ketua bidang tarjih, tajdid, dan pemikiran Islam tersebut.

Terkait adanya perbedaan, Yunahar mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan dan ditanggapi secara berlebihan. “Jika para ulama dan pemimpinnya bersikap tenang dan tidak memojokkan maka masyarakat tentu akan baik juga,” kata ulama kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat tersebut.

Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijah 1435 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 4 Oktober 2014. Penentuan itu berdasarkan perhitungan hisab atau dikenal dengan “hisab hakiki” yang dilakukan Majelis Tarjih Muhammadiyah.

Metoda yang digunakan Muhammadiyah adalah hisab hakiki, metode yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya matahari dan bulan sebenarnya.  (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (seputarmalang.com)

Esensi yang Terkikis oleh Zaman Saat Idul Adha 1437 H

Organization