Home / Berita / Internasional / Australia / Pastor Australia: ISIS Wajah Islam Sebenarnya, Membunuh Atas Nama Al-quran dan Tuhannya

Pastor Australia: ISIS Wajah Islam Sebenarnya, Membunuh Atas Nama Al-quran dan Tuhannya

Pemimpin Rise Up Australia Danny Nalliah, Orasi pastor dari kelompok Evangelis.  (www.adelaidenow.com.au)
Pemimpin Rise Up Australia Danny Nalliah, Orasi pastor dari kelompok Evangelis. (www.adelaidenow.com.au)

dakwatuna.com – Victoria.  Sentimen anti-Islam tak pernah lekang dari kehidupan sosial di Australia. Baru-baru ini, kelompok kanan negeri Kanguru itu mengkampanyekan ajaran Muhammad itu, sebagai entitas ilegal di Benua Australia.

The Age melansir, Sabtu (20/9/14) sebanyak 80 lebih anggota Rise Up Australia, meminta agar pemangku kebijakan di Frankston, Victoria, tak hanya bicara soal kontraterorisme di negara bagian mereka. Namun, lebih kepada pelarangan agama tersebut berkembang di Australia. Bahkan dimanapun.

“Inspirasi kelompok ini (Islam) di seluruh penjuru dunia, ialah untuk membunuh atas nama Al-quran dan Tuhannya,” kata Pemimpin Rise Up Australia Danny Nalliah, dalam orasi ilmiahnya bersama beberapa anggota Parlemen Australia.

Orasi pastor dari kelompok Evangelis ini sebenarnya hendak mengomentari soal menguatnya kelompok keras Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Timur Tengah. Namun, dikatakan dia, persoalan gerombolan bersenjata itu adalah wajah asli Islam itu sendiri.

Alih-alih menentramkan penduduk dunia dengan memisahkan Islam dengan kelompok ISIS. Danny malah menganggap, ISIS adalah wajah Islam itu sendiri.

“ISIS tidak mengkultuskan kematian. Tapi, Islam sendiri merupakan kultus kematian,” sambung dia.

Orasi Danny disambut baik kelompok pendukungnya. Puluhan orang pengikutnya, malah bersorak sorai mengatakan, Australia akan tentram tanpa kehadiran warga Islam di negeri itu.

“Australia tetap Australia,” kata mereka. Danny pun menyambung kuliahnya dengan mengatakan, tak peduli jika dianggap sebagai individu penolak multietnis dan multikeyakinan di tanah kelahirannya. “Yang benar harus dikatakan benar. Kita tidak bisa membiarkan masalah ini terus membayangi,” ujar dia.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 5,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • muhammad muchlis

    Bismillahirrohmanirrohim.
    Islam dan kematian, dalam ajaran Islam hidup ini bukan untuk mencari kematian, hidup ini adalh untuk beribadah kepada Alloh dalam artian ibadah yang sangat luas baik ibadah yang langsung dengan Alloh, seperti berdo’a, sholat, zakat, puasa dan haji, maupun ibadah yang berhubungan dengan manusia, dalam masalah perang dan kematian dalam semua agama ada aturan ini, begitu juga dalam Islam, Islam adalah agama yang mencintai kedamaian, keselamatan, Islam bukan agama yang cinta bermusuhan dan berperang, tetapi apabila ada kedholiman menimpa muslimin, apakah harus diam menerima keadaan, tentu tidak kami akan mempertahankan diri sehingga orang yang berbuat dholim itu berhenti. Islam agama yang mengajarkan toleransi yang sangat sangat tulus. Wallohu a’lam bishshowwab

  • Aprah Simbolon

    Semoga Allah memberikan hidayah kepada pastor itu, dan pada akhirnya dia akan meminta ampun atas pernyataannya….. karena Allah tidak pernah tidur dan tidak akan membiarkan Agama Islam hilang dari muka bumi ini….. apalagi hanya karena statement seorang atau kelompok yang tidak mengerti tentang agama Islam….

  • Mars Redjo Wiryono

    Ya Alloh… Engkaulah penguasa hati seluruh makhluk… Engkaulah yang berkehendak membolak-balikan hati hamba-hambamu… Tunjukkanlah kebenaran Islam kepada pastor ini… Berikanlah hidayah-Mu kepadanya… dan balikkanlah hatinya dari penentang Islam menjadi pembela Islam… agama yang Engkau ridhoi… Aamiin…

  • noname

    ISIS sendiri berkata bahwa mereka melakukan perang (pembunuhan) atas dasar alquran dan selama mereka membunuh mereka berkata allahu akbar. apakah itu ajaran islam yang sesungguhnya?

Lihat Juga

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini