Mei Mei

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (Flickr / Virtua TravelR)
Ilustrasi (Flickr / Virtua TravelR)

dakwatuna.com

Mei Mei 1

 

Mei Mei itu sepotong kebaikan

Dititip Tuhan bersama keindahan

Tepat dihimpit erat pelukan

 

Mei Mei itu sepotong kebaikan

Dibawanya kisah-kisah

Dalam binar mata yang berkerjapan

 

Mei Mei 2

 

Kuingin kau menjadi air yang segar

Melewati tenggorokan

Merasuk bersama darah di tubuhku

Membaca jantung dan menjamah hatiku

Di dalamnya kau akan temukan

Sepasang cinta dengan tangan terkembang

 

Bersama Jogjakarta

 

Gedung tua jalan lama

Ditempuh hasrat tak sudah-sudah

Mengantar cinta di tepian sejarah

Menuliskan kebersamaan yang takkan hilang

 

Seperti beringin di tepian keraton

Yang menceritakan kisah-kisah

Saat kau bersamanya

Ku harus menjadi hatimu

 

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lahir di Sukabumi, Menyukai membaca, menulis dan bercerita. Mengajar sebagai guru di Sekolah Penghafal Al-Quran di Lebak Bulus.

Lihat Juga

Cinta Sebagai Energi Kemenangan