Home / Berita / Internasional / Afrika / Setelah Memimpin Shalat Isya’, Tokoh Dakwah di Libya Ini Dibunuh

Setelah Memimpin Shalat Isya’, Tokoh Dakwah di Libya Ini Dibunuh

Syaikh Nabil Sathi (magharebia.com)
Syaikh Nabil Sathi (magharebia.com)

dakwatuna.com – Tripoli. Dua orang bersenjata membunuh seorang tokoh terkenal dalam dakwah Islam di Libya, Sabtu (20/9/2014) malam ini. Syaikh Nabil Sathi yang merupakan imam masjid Qais bin Umar dibunuh di depan masjid setelah memimpin shalat Isya’.

Saksi mata mengatakan bahwa dua orang bersenjata telah menunggu Syaikh Nabil di dekat masjid. Begitu keluar, dua orang tersebut menghujani beliau dengan peluru senapannya. Banyak orang yang menyaksikan peristiwa tersebut. Ketika terdengar suara tembakan, mereka lari berhamburan menyelamatkan diri.

Penanggung jawab media di rumah sakit Al-Harawi menyebutkan bahwa pihaknya menerima Syaikh Sathi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sejumlah peluru telah menembus kepala dan beberapa bagian tubuhnya.

Syaikh Nabil Sathi adalah seorang ulama kelahiran tahun 1977. Sebelum meninggal dunia, beliau adalah kepala bagian budaya dan dakwah dalam kementrian agama di kota Benghazi. Beliau juga merupakan anggota dalam majelis fatwa Libya dan ikatan ulama Libya. Sehari-harinya, beliau adalah imam, khatib, dan guru Al-Qur’an di masjid tempat dirinya dibunuh. (msa/dakwatuna/almuslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Ehend Sungkay

    Semoga ALLAH melaknat pelakunya. dan semoga Syaikh Nabil Sathi Mendapatkan tempat yg layak disisi-NYA, Diterima semua amal Ibadahnya, Dan di ampuni segala Dosanya. Aamiin…

  • abdul salam nst

    Tanda-tanda kiamat sudah semakin jelas terlihat,

  • abu syahdan

    Semoga Allah SWT memberi hidayah kepada pelakunya dan diberikan kemampuan untuk bertobat atas kesalahannya. Selamat kepada Sheikh Nabil Sathi menuju Jannah sebagai imbalan SYAHID yang telah diperolehnya… Aamiiin Allahumma Aamiiin

Lihat Juga

Lembaga Dakwah Membina Hubungan dengan Pers