Home / Berita / Daerah / Siswa SD Juara Pelajari Energi Alternatif

Siswa SD Juara Pelajari Energi Alternatif

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Siswa SD Juara Cimahi pelajari energi alternatif di kawasan pabrik bandrek dan turbin air, yakni CV Cihanjuang Inti Teknik, Cimahi Utara.  Senin (15/9/14).  (asih/rz)
Siswa SD Juara Cimahi pelajari energi alternatif di kawasan pabrik bandrek dan turbin air, yakni CV Cihanjuang Inti Teknik, Cimahi Utara. Senin (15/9/14). (asih/rz)

dakwatuna.com – Cimahi. Sebanyak 75 siswa SD Juara Cimahi pelajari energi alternatif di kawasan pabrik bandrek dan turbin air, yakni CV Cihanjuang Inti Teknik, Cimahi Utara.

“Melalui aktivitas ini diharapkan para siswa mengetahui beragam energi alternatif. Juga menyaksikan langsung proses kerja, pengelolaan salah satu energi alternatif serta dampaknya bagi masyarakat,” terang Nurzaman, Guru Sekolah Juara Cimahi, Senin (15/09/14).

Aktivitas dimulai dengan pemutaran film terkait energi alternatif dan dilanjutkan kunjungan ke pabrik turbin pembangkit listrik tenaga mikrohidrolik. Didampingi oleh tiga orang pemandu, para siswa terlihat antusias mendengar penjelasan dan melontarkan pertanyaan. Para siswa harus menelusuri tepian Sungai Cimahi untuk sampai ke lokasi turbin.

“Menarik sekali, seluruh siswa terlibat dalam proses memanfaatkan turbin untuk menghasilkan energi listrik. Belajar melalui praktik langsung sangat membantu memahami ilmu yang diberikan,” tutur Nurzaman.

Suasana semakin ramai tatkala para siswa melanjutkan kunjungan ke pabrik minuman tradisional khas Jawa Barat yaitu bandrek dan bajigur. Lokasi pabrik minuman ini bersebelahan dengan pabrik turbin. Dalam kunjungan, para siswa mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung proses pembuatan bandrek dan bajigur, mulai dari bahan mentah menjadi serbuk minuman sachet yang siap diseduh. “Kunjungan ini sangat menyenangkan. Saya yang tadinya tidak terbayang proses pembuatan minuman sachet, sekarang jadi tahu seluruh proses pembuatannya. Pengalaman yang langka,” ujar Syifa, salah seorang siswa kelas V.

Sekolah Juara merupakan SD, SMP dan SMK hasil kerja sama RZ (Rumah Zakat) dan mitra yang dikelola secara profesional dan berkualitas. Sekolah yang diperuntukkan bagi yatim dan dhuafa ini, di tahun 2014 telah mencetak 105 prestasi yang diraih 169 siswa. Saat ini Sekolah Juara tersebar di 12 kota dan kabupaten di Indonesia.  (asih/rz/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

RZ Salurkan 510 Superqurban di Kampung Nelayan