Home / Berita / Internasional / Afrika / Seorang Profesor Ditahan Kudeta Mesir dan Tidak Dibolehkan Antar Jenazah Ayahnya

Seorang Profesor Ditahan Kudeta Mesir dan Tidak Dibolehkan Antar Jenazah Ayahnya

Huda Abdul Mun'im (fj-p)
Huda Abdul Mun’im (fj-p)

dakwatuna.com – Kairo. Ketua lembaga monitor hak-hak para tahanan di Mesir, Huda Abdul Mun’im, mengecam tindakan pemerintah kudeta yang tidak mengizinkan Prof Dr. Mahmud Syafi’i yang saat ini menjadi tahanan kudeta untuk turut dalam prosesi penguburan jenazah ayahnya, Kamis (4/9/2014) kemarin.

Huda mengatakan, “Pelarangan Dr. Syafi’i yang ingin turut dalam upacara penguburan jenazah ayahnya adalah kejahatan tersendiri setelah kejahatan-kejahatan pemerintah kudeta kepada beliau. Pemerintah kudeta benar-benar telah melanggar semua batas merah hak asasi manusia dan hukum. Menghormati penguburan orang tua adalah seorang manusia yang dilindungi hukum, tapi ini dilanggar oleh pemerintah kudeta.”

Menurut Huda, Syafi’i adalah seorang pakar di bidang spesialisasinya. Beliau adalah guru besar, pembimbing, dan juga seorang ahli pada bidang penyakit dalam di fakultas kedokteran Universitas Zaqaziq, Mesir. Beliau ditangkap dan ditahan sejak tanggal 5 Januari yang lalu tanpa tuduhan dan kejahatan apapun. Hingga saat ini tidak ada perkara pidana yang dituduhkan kepada beliau. Inilah hal yang sangat mengenaskan, apalagi setelah pemerintah kudeta menolak memberikan izin kepadanya untuk turut dalam upacara penguburan ayahnya.

Hal yang sama pernah beliau alami saat ibunya terkulai lemah di ruang ICU selama dua pekan. Beliau meminta izin untuk membesuk, tapi pemerintah kudeta juga melarangnya. Pemerintah kudeta, menurut Huda, memang ingin menghukum pihak-pihak yang menentangnya, selain dengan jalur hukum, juga jalur non-hukum. Mereka tidak diberi hal terkecil yang menjadi hak mereka sebagai manusia. (msa/dakwatuna/rassd)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran