Home / Berita / Internasional / Afrika / Mahasiswi Ini Tetap Diborgol Walaupun Tak Sadar Diri Setelah Menjalani Operasi

Mahasiswi Ini Tetap Diborgol Walaupun Tak Sadar Diri Setelah Menjalani Operasi

Hanadi diborgol dalam keadaan tak sadar diri (Rassd)
Hanadi diborgol dalam keadaan tak sadar diri (Rassd)

dakwatuna.com – Damanhur. Kepolisian kudeta militer di Mesir tetap memborgol mahasiswi penentang kudeta militer, Hanadi Ahmad, walaupun masih dalam keadaan tak sadar diri seusai menjalani operasi usus buntu di rumah sakit umum kota Damanhur, Rabu (3/9/2014) kemarin.

Tak hanya itu, kepolisian juga langsung membawanya kembali ke tahanan begitu siuman. Padahal pihak dokter rumah sakit menyarankan agar mahasiswi Universitas Al-Azhar ini tetap berada di ruang ICU untuk agar bisa dirawat dengan lebih baik. Hal itu karena ketika dibawa ke rumah sakit, kondisi Hanadi sudah sangat parah. Pihak tahanan tidak segera bersedia membawa tahanan ini ketika kondisinya sudah sangat lemah.

Hanadi adalah salah satu mahasiswa yang ditangkap kepolisian pemerintah kudeta pada tanggal 24 Desember 2013 yang lalu. Dia bersama rekan-rekannya ditangkap dari dalam kampus. Setelah menjadi beberapa persidangan, pengadilang menjatuhinya hukuman penjara 5 tahun dan denda 100 ribu pound (Rp 165 juta).

Banyak kesengsaraan yang dialami Hanadi. Dia diletakkan di tahanan isolasi dan sangat jarang dikunjungi. Ayahnya telah meninggal dunia, sedangkan ibunya telah lumpuh. Selain itu, Hanadi juga sudah dinyatakan dikeluarkan dari Universitas Al-Azhar. (msa/dakwatuna/rassd).

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 6,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Peta Mesir yang diberi warna merah oleh Perancis. (egyptwindow.net)

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran