Home / Berita / Internasional / Asia / Turki Diisukan Beli Minyak dari ISIS

Turki Diisukan Beli Minyak dari ISIS

Menteri Energi Turki, Tanr Yildiz (Anadolu)
Menteri Energi Turki, Tanr Yildiz (Anadolu)

dakwatuna.com – Ankara. Menteri energi dan sumber daya alam Turki, Tanr Yildiz, membantah telah membeli minyak dari wilayah Irak yang telah dikuasai ISIS. Karena Turki adalah negara hukum, sehingga segala kebijakan dan tindakannya harus berlandaskan hukum.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan salah satu cabang Partai Keadilan dan Pembangunan (AK-Parti), Ahad (31/8/2014) kemarin. Menurut Yildiz, Irak memang menjadi sumber utama impor minyak Turki, namun Turki juga mengimpor dari 12 negara yang lain.

Yildiz membantah bahwa pabrik-pabrik penyulingan minyak di Turki menggunakan minyak yang diimpor dari ISIS. Kabar tersebut, menurutnya, hanyalah isu yang sengaja disebarkan untuk menjadi alasan memukul Turki dan membuat buruk citra pemerintahan AK-Parti.

Pada pertengahan bulan lalu, dewan keamanan (DK) PBB telah menjatuhkan hukuman embargo kepada ISIS dan Jabhah Nusrah. Embargo itu bertujuan untuk mematikan sumber pendanaan organisasi yang telah mereka masukkan dalam daftar organisasi teroris itu. Hukuman dari DK PBB itu meliputi larangan penjualan minyak dan hukuman bagi negara atau perusahaan yang bekerja sama dalam penjualan minyak mereka. (msa/dakwatuna/anadolu)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 4,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Protes terhadap sikap rasis Trump. (aljazeera)

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir