Home / Berita / Opini / Jadilah Oposisi Sejati

Jadilah Oposisi Sejati

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (akarsejarah.wordpress.com)
Ilustrasi. (akarsejarah.wordpress.com)

dakwatuna.com Hari-hari belakang ini kita ‘disibukkan’ oleh pembahasan tentang sidang sengketa Pilpres atau PHPU (Perkara Hasil Pemilihan Umum) Pilpres RI yang diajukan oleh pihak Pak Prabowo-Hatta, namun pada akhirnya tepat kemarin malam 21 Agustus 2014 MK (Mahkamah Konstitusi) telah menetapkan bahwa Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden terpilih dan Wakil Presiden terpilih, keputusan itu mengukuhkan keputusan KPU sebelumnya.

Untuk itulah sudah seharusnya kita menghormati keputusan MK terlepas apakah itu sebuah kebenaran yang sesuai dengan realita atau itu adalah keadilan milik kelompok karena negeri ini sudah memberikan amanah kepada MK sebagai pengadil akhir. Mulai saat ini kita cukupkan perbincangan tentang Pilpres ini sebab nyaris tak ada gunanya, semua sudah terjadi bahwa pemimpin kita 5 tahun yang akan datang adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sudahi saja komentar terhadap hasil sidang MK, sudahi saja komentar tentang tidak menerima dan tidak punya kebanggaan terhadap Presiden terpilih. Ya sudahi saja karena itu hanya menghabiskan energi kita dan cenderung tidak produktif. Marilah kita berikan sambutan hangat dan berikan kesempatan kepada mereka untuk berkarya bagi negeri ini.

Bahwa kita sudah memutuskan untuk menjadi oposisi di masa yang akan datang terhadap pemerintahan yang baru ini. Maka jadilah oposisi yang sejati bukan oposisi yang asal bunyi, jadilah oposisi kebatilan bukan oposisi asal berlawanan. Oposisi sejati itu adalah oposisi yang mengedepankan hati nurani, oposisi sejati itu adalah oposisi yang siap menjadi nomor satu dalam mendukung kebijakan pemerintah yang baik dan memihak kepada rakyat, namun kita lebih siap terdepan menentang dan melawan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat terlebih kepada umat Islam.

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Mahasiswa tingkat akhir di Universitas Sriwijaya. Pernah menjadi Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Unsri 2011-2012 dan sedang proses menyelesaiankan studi.
  • syahdami

    Assalamualaikum. min tulisan kontributornya salah kali ya?
    itu tulisan saya kok yg tertera Mohamad Khaidir? :D

Lihat Juga

Tenaga Kerja Asing

DPR Sebut Masuknya Tenaga Kerja Asing Lukai Rasa Keadilan Rakyat