Home / Berita / Internasional / Asia / IM Irak: ISIS Kafirkan Kami, Kenapa Masih Ada yang Tuduh Kami Bekerja Sama dengan Mereka?

IM Irak: ISIS Kafirkan Kami, Kenapa Masih Ada yang Tuduh Kami Bekerja Sama dengan Mereka?

Di antara kantor Partai Islam yang dikuasai ISIS (Al-Arabi Al-Jadid)
Di antara kantor Partai Islam yang dikuasai ISIS (Al-Arabi Al-Jadid)

dakwatuna.com – Baghdad. Para personil organisasi Negara Islam di Irak dan Syam (ISIS) membakar beberapa gedung kantor Partai Islam (IP) yang merupakan partai politik Ikhwanul Muslimin Irak. Mereka juga menyerang dan menguasai rumah para pimpinan politik partai ini.

Dalam sambungan telepon dengan Al-Arabi Al-Jadid, Kamis (21/8/2014) kemarin, wakil ketua majelis suku-suku Ninawa, Ibrahim Hasan mengatakan, “Organisasi yang ekstrem ini membakari kantor-kantor IP setelah menyita semua aset di dalamnya. Mereka juga menguasai rumah 30 pimpinan IP. Di antaranya rumah pimpinan elit Ikhwanul Muslimin.”

Hasan menambahkan, “ISIS meminta para anggota IP untuk bertobat dan memperbaharui keislaman mereka. Karena menurut ISIS, mereka telah kafir karena menjadi anggota IP.”

Beberapa waktu yang lalu, ISIS telah menyatakan bertanggung jawab atas operasi-operasi pembunuhan pimpinan IP. Termasuk di antaranya pengeboman kantor pusat IP di kota Falluja tahun lalu.

Sementara itu, salah seorang pimpinan IP, Muhammad Hamdani, mengatakan, “ISIS telah menghalalkan darah seluruh anggota IP. Mereka mengkafirkan Ikhwanul Muslimin di Irak, karena mereka terlibat dalam politik praktis di Irak. Anehnya, kenapa masih banyak pihak yang menuduh kami terlibat dalam aksi terorisme dan bekerja sama dengan ISIS.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Abu Rifqy

    di artikel sebelumnya selalu membela ISIS

Lihat Juga

Perkuat Tentaranya di Perbatasan, Turki Permudah FSA Bersihkan Utara Suriah dari ISIS