Home / Berita / Internasional / Asia / Imam Masjidil Haram Retweet dan Dukung Hashtag untuk Hamas di Twitter

Imam Masjidil Haram Retweet dan Dukung Hashtag untuk Hamas di Twitter

Imam Masjidil Haram, Syaikh Abdurrahman As-Sudais (sauditodaynews.com)
Imam Masjidil Haram, Syaikh Abdurrahman As-Sudais (sauditodaynews.com)

dakwatuna.comPalestina. Para pengguna media sosial Twitter meluncurkan hashtag dukungan untuk Hamas bertajuk ‘Kita Semua adalah Hamas’ (#كلنا_حماس) untuk membantah pernyataan pers PM Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebutkan pendukung Hamas di dunia Arab dan Islam hanya Qatar, Turki, dan Iran.

Sebagimana disebutkan Islam Memo (21/8/2014), hashtag tersebut langsung menjadi trending topic yang di-retweet oleh sejumlah tokoh umat Islam seperti Syaikh Salman Al-‘Audah dan Imam Masjidil Haram, Syaikh Abdurrahman As-Sudais.

Dalam komentarnya mendukung hashtag sebagaimana dimaksud, Syaikh Salman Al-‘Audah berkata, “Akhir dari peperangan ini adalah kemenangan dari Allah Swt. untuk orang-orang lemah yang dizalimi dan azab bagi penjajah yang zalim dalam waktu dekat. #Semua_Kita_Hamas!”

Sementara Syaikh Abdurrahman As-Sudais dengan tegas menyatakan komentarnya, “Wahai Yahudi busuk dan para pendukungnya, sungguh engkau telah berdusta wahai musuh Allah Swt. Bangsa Arab tidak ada bersama kalian, Bangsa Arab dan umat Islam melainkan bersama saudara-saudara mereka (Hamas dan pejuang Palestina) melawan kalian dan antek-antek kalian.”

Ulama Arab Saudi, Syaikh Muhammad Al-‘Uraifi, dalam komentarnya menilai hashtag tersebut menjadi yang pertama secara global melalui Twitter membantah pernyataan Netanyahu. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,18 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Hamas Bantah Pernyataan Al-Amir Turky Al-Faishal