Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Pelangi Itu… Bernama Harapan

Pelangi Itu… Bernama Harapan

Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com Masih teringat kala dahulu hari-hariku dipenuhi dengan kesedihan, dengan masa lalu yang bernoktah hitam. Kala dosa terasa seberat bumi.. tak mampu lagi aku membawanya kesana kemari.

Itu dahulu.. Namun kini, aku tegak berdiri. Menatap hari nan berseri, bahwa semua akan segera terlewati dan kelak akan ada sebuah revolusi diri.

Pelangi.. Saat itu indah warnanya. Terpancar tatkala pukul 6 pagi setelah air hujan mengguyur deras di sekitar rumahku. Kau tahu, aku lebih suka menyaksikan kedahsyatan ciptaan-Nya tersebut dari atas genting rumahku. Saat aku baru tersadar, bahwa aku masih mempunyai seberkas harapan. Saat aku tersadar bahwa hidup ini harus terus berjalan. Dan saat itu aku yakini… Bahwa hadirnya pelangi itu.. sebagai pengharapanku.

Pelangi. Kau memberi warna tersendiri. Mengajarkanku bahwa betapa indah yang hadir dalam kehidupan ini. Suka duka, tangis tawa seolah semua adalah bagian yang takkan pernah terpisahkan. Dan aku sadari bahwa semua itu menjadi hal yang indah untuk dinikmati..

Percayalah padaku. Aku, kau dan kita semua masih memiliki sebuah harapan. Harapan untuk menjadi lebih baik, harapan untuk bisa menapaki hidup ini jauh ke depannya. Dan tanpa kita sadari, bahwa Allah senantiasa menemani. Bahkan ketika berada di titik kelemahan diri. Ia tetap menantimu untuk terus mendekati-Nya lalu menyapa-Nya lewat urai air mata yang penuh dengan segala kepasrahan. Yakinlah.. Bahwa pelangi itu masih ada.

Dan..
Pelangi itu… Bernama Harapan.

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 3,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Deasy Lyna Tsuraya
Fulltime mother yang sedang asyik mengurus seorang putra, senang menulis dan mengembangkan kemampuan diri menjadi seorang pembicara atau moderator acara kemuslimahan. Mengisi kesehariannya dengan mengelola web islami dan usaha Rumah Koleksi Antaradin yang bergerak di bidang fashion islami.

Lihat Juga

Pelangi di Langit Gurun