Home / Keluarga / Pendidikan Keluarga / Pancarkan Pesona Diri di Hadapan Suami

Pancarkan Pesona Diri di Hadapan Suami

Ilustrasi. (amnahakim.com)
Ilustrasi. (amnahakim.com)

dakwatuna.com Betapa mudah… seorang istri merasa tidak percaya di hadapan suaminya. Terlebih ketika mengetahui rekan kerja suami yang wanita memiliki penampilan menarik. Maka wajar saja, para pria lebih memilih tetap bekerja ketimbang pensiun dini. Karena selain ia mendapat penghasilan, di tempat kerjanya juga sebagai sarana “hiburan” tersendiri.

Di rumah misalkan, seringkali suami istri mengalami perselisihan bahkan hal kecil saja bisa menyulut api percekcokan. Maka, bagi seorang suami salah satu tempat pelariannya dari rumah adalah di tempat kerjanya. Di tempat kerjanya bisa saja ia melihat pemandangan segar rekan kerja wanitanya berbusana minim, berdandan cantik dan lain sebagainya. Belum lagi di tempat kerjanya, para suami bisa disuguhi obrolan-obrolan dengan lawan jenis yang dianggap sepele padahal kalau terus terjadi interaksi, bisa saja toh timbul sebuah hasrat? Ahh, tebak sendiri saja kelanjutannya.

Dan pada akhirnya, para istri yang bekerja di rumah alias sebagai ibu rumah tangga kurang peka terhadap hal ini. Yang ia temui di rumah, adalah suami yang baik-baik saja.. baru pulang kerja, kemudian istirahat dan begitu terus siklusnya. Maka hal seperti ini adalah hal yang biasa pikirnya. Padahal bisa saja, rumah yang di tempati suami istri hanya jadi tempat istirahat para suami ketika mereka sudah lelah dan letih dalam menghibur dirinya sendiri dengan rekan kerja wanita. Ohh, mungkin memang tidak terjadi apa-apa, tapi bagaimana ya kalau seorang pria harus berelasi atau berhubungan kerja dengan rekan wanitanya yang berpenampilan seksi atau minimal tidak menutup aurat rapat dan mengeluarkan aroma parfum di tubuhnya yang seolah mengajak untuk bercumbu rayu? Masya Allah.. Naudzubillaah, semoga suami-suami kita bukan yang termasuk mengalami hal macam ini ya.

Lantas, jika kita sudah peka akan kenyataan seperti ini, kemudian berusaha untuk mengubah diri setidaknya untuk bisa mempercantik diri di hadapan suami… kita sering menerima kenyataan bahwa sang suami kurang merespon dengan baik. Banyak ibu rumah tangga yang sudah berdandan habis-habisan di rumah agar bisa menarik perhatian suami sementara suami pulang kerja lalu tidak merespon sama sekali, apa yang terjadi? Kesal, jengkel, dongkol… Mengapa sebagai seorang istri kita tidak bisa melebihi cantiknya dan berpakaian seksi layaknya teman kerja wanita sang suami? Seolah upaya seorang istri ini tidak dianggap sebagai sebuah usaha dalam mempertahankan rumah tangga dan menjaga keharmonisan hubungan suami istri.

Ya. Selama ini kita memang sudah dicekoki pemikiran bahwa istri yang seksi di mata sebagian besar suami adalah istri-istri muda yang berani berdandan cantik dan menggunakan pakaian minim di hadapan suami. Benarkah demikian? Padahal, tak semua suami menginginkan hal demikian… Justru ketika letihnya saat ia pulang bekerja, ia butuh sambutan hangat dari istri, disuguhkan minuman atau menyiapkan air hangat untuk mandinya.

Faktanya memang masih banyak suami yang tertarik pada istri melalui kepribadian sang istri. “Keseksian sejati seorang istri justru terletak pada keunikan mengemas dan merepresentasikan keseluruhan dirinya sebagai istri yang menunjukkan kenyamanan dalam bertindak dan bergaul, percaya diri namun santun dan menghargai orang lain—dalam hal ini, sebagai ummahat dan/atau muslimah, ya buat suami.”

Contohnya saja… Sikap yang dianggap nilai plus oleh seorang suami adalah sikap percaya diri. Karena inilah modal utama seorang istri yang ingin memiliki kualitas kepribadian yang baik. Percaya dirilah terhadap apa yang kita miliki. Tidak perlu berdandan glamour untuk menarik perhatian suami. Cukup percaya kepada apa yang ada pada diri dan jadilah diri sendiri maka itu akan membuat suami lebih tertarik.

Selain itu, istri akan dilihat lebih menarik jika memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dan berani untuk beraspirasi atau minimal mengemukakan pendapat yang ada di pikirannya. Suami juga tidak akan terlalu senang hidup bersama dengan istri yang selalu mengatakan “iya” setiap suaminya mengatakan sesuatu atau melakukan sesuatu tanpa memberikan saran, pendapat, atau kritik. Ungkapkanlah apa yang ada di pikiran kita, jangan hanya menurut kepada apapun yang suami kita katakan.

Tentu saja, tidak dipungkiri bahwa penampilan juga penting. Tidak munafik jika yang pertama membuat suami tertarik adalah penampilan fisiknya. Penampilan menarik di sini bukan berarti harus menggunakan pakaian-pakaian modis dan bermerk. Tapi berpenampilanlah sewajarnya dengan pakaian-pakaian yang membuat kita nyaman sehingga akan meningkatkan kadar percaya diri kita di hadapan suami.
Jangan lupa untuk bersikap yang wajar dan jangan dibuat-buat. Tunjukkan diri kita yang sesungguhnya tidak perlu susah-susah meniru penampilan orang lain termasuk rekan kerja wanita sang suami yang tidak menutup aurat. Karena setiap orang memiliki keistimewaannya sendiri-sendiri. Tunjukanlah keistimewaan kita dan hal itulah yang akan membuat kita di mata suami terlihat “seksi”.

Istimewanya kita sebagai seorang wanita sekaligus sebagai istri adalah ketika kita memiliki prinsip dan pendirian yang jelas. Suami paling malas dengan istri yang selalu berubah-ubah dan tidak memegang perkataannya. So, jadilah istri yang memiliki inegritas dalam perkataan dan perbuatan secara konsisiten. Tidak mudah dipengaruhi oleh apa dan siapapun.

Karena suami dan istri itu berasal dari planet yang berbeda.. maka suami akan lebih cepat tertarik kepada istri yang mudah beradaptasi dan menerima perbedaan. Istri yang memiliki sifat seperti ini memiliki pesona tersendiri yang membuat dirinya akan terlihat seksi dan menarik di mata suami.

Jadi… Jangan minder dengan apa yang sudah Allah anugerahkan bagi diri. Kalau suami bisa terpesona dengan kecantikan luar dari rekan kerja wanitanya, maka seharusnya kita sebagai istri bisa memikat suami dengan kecantikan yang terpancar dari dalam diri kita. So, pancarkan pesona diri di hadapan suami.. Karena setiap wanita terlahir menarik! Be a great wife!!

 

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 6,38 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Deasy Lyna Tsuraya
Fulltime mother yang sedang asyik mengurus seorang putra, senang menulis dan mengembangkan kemampuan diri menjadi seorang pembicara atau moderator acara kemuslimahan. Mengisi kesehariannya dengan mengelola web islami dan usaha Rumah Koleksi Antaradin yang bergerak di bidang fashion islami.

Lihat Juga

Istri Tukul Arwana Meninggal Dunia