Home / Berita / Nasional / Kemenag Heran dengan Penghentian Bantuan untuk Calhaj DKI

Kemenag Heran dengan Penghentian Bantuan untuk Calhaj DKI

 Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.  (skanaa.com)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (skanaa.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin merasa heran dengan penghentian bantuan untuk calon jamaah haji DKI Jakarta. Justru, ia berterima kasih jika ada pemerintah daerah yang ingin memberikan bantuan kepada jamaah haji.

“Memberi bantuan itu tidak perlu izin, masa orang mau bantu dihalang-halangi,” katanya seperti dikutip dari Republika Online (ROL) saat dihubungi melalui telepon pada Senin (18/8/14).

Izin pemberian bantuan, menurut dia, bukan ranah Kementerian Agama. Terlebih bantuan tersebut ditujukan untuk para jamaah haji. “Jika daerah ingin memberi bantuan, silakan saja,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Kemenag memberikan living cost sebesar 1500 real per jamaah. Uang tersebut untuk mengganti pelayanan makan dan transportasi selama di Makah.

Sementara itu soal dihentikannya anggaran bantuan untuk calon haji DKI Jakarta, Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DKI bidang Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Bambang Sugiyono menyebut hal tersebut disebabkan adanya larangan dari Kementerian Dalam Negeri.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

570 Jamaah Haji Tunda Keberangkatan, Kemenag Buka Kembali Pelunasan BPIH