Home / Berita / Internasional / Afrika / Militer Muslim Dirikan Negara Sendiri Terpisah dari Afrika Tengah

Militer Muslim Dirikan Negara Sendiri Terpisah dari Afrika Tengah

Michel Djotodia (thelondoneveningpost.com)
Michel Djotodia (thelondoneveningpost.com)

dakwatuna.com – Bangui. Seleka, sebuah organisasi politik dan militer yang beranggotakan umat Islam di Afrika Tengah, Ahad (17/8/2014) kemarin, mengumumkan dibentuknya pemerintahan sementara untuk sebuah negara independen di bagian timur laut Afrika Tengah.

Dalam keterangannya, Jenderal Nuruddin Adam, wakil I ketua Seleka, menyatakan, “Baru saja dibentuk sebuah negara sekuler yang merdeka dan independen di bagian timur laut Afrika Tengah. Negara ini terpisah dari Afrika Tengah.”

Dalam keterangan disebutkan bahwa negara baru ini terletak di daerah Birao (800 kilometer timur laut Afrika Tengah). Negara ini akan dipimpin oleh mantan presiden Afrika Tengah, Michel Djotodia, sebagai presiden sekaligus memimpin kabinet yang sementara ini terdiri dari 12 menteri.

Nuruddin menjelaskan bahwa berdirinya negara baru ini adalah karena terjadinya pembantaian massal terencana dan tersistem terhadap umat Islam, disertai penghancuran masjid, pembakaran mushaf Al-Qur’an, dan sebagainya.

Setelah lebih dari setahun terjadinya krisis di Afrika Tengah ini, jutaan umat Islam telah mengungsi ke beberapa negara tetangga di bagian utara. Mereka mengungsi untuk menyelamatkan diri dari pembantaian yang dilakukan milisi Kristen Anti Balaka. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

(Video) Seorang Anggota Parlemen Australia: Kita Dalam Bahaya Dibanjiri Muslim