Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Bagaimana Strategi Renovasi Rumah di Sudut Jalan Menjadi Rumah Tingkat?

Bagaimana Strategi Renovasi Rumah di Sudut Jalan Menjadi Rumah Tingkat?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

suryadi bekasi-view 2dakwatuna.com – 

 

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wrwb

Pak Andan yang saya hormati, saya memiliki rumah di sudut jalan. Rencananya ingin saya buat rumah tingkat. Namun rumah lama sudah memiliki dak beton lama dan saya tidak ingin terlalu banyak membongkar bangunan lama.

Kamar tidur lama kami rasakan sangat kecil. Lalu carport nampaknya terlalu besar. Sementara kami ingin 1 ruang tidur di bawah yang agak besar. Lalu kami juga ingin ada dapur dan tempat parkir motor. Untuk lantai atas kami ingin ada 2 kamar tidur, ruang cuci jemur dan WC cuci.

Kami ingin atap lama rumah tidak dibongkar, jadi hanya memanfaatkan cor dak beton yang lama saja. Atau jika harus ditambah tidak terlalu banyak cor dak beton lantai 2 yang dikerjakan.

Demikian pertanyaan saya.  Terima kasih atas tanggapannya.

Wassalaamu’alaikum wrwb

Yadi

Jawaban:

Wa’alaikum salam wrwb

Pak Yadi yang saya hormati, rumah lama yang ada memang kurang proporsional. Untuk itu saya coba untuk menyesuaikan sesuai dengan kaidah arsitektur yang ada. Hingga polanya menjadi nyaman dan indah. Namun tetap mempertimbangkan biaya hemat saat pelaksanaan pembangunan.

Untuk itu kamar tidur lama agak saya besarkan ke depan. Hingga tidak mengganggu interior rumah lama. Carport yang terlalu besar saya jadikan sebagiannya dapur dan teras dapur. Teras dapur sangat kita perlukan untuk menambah nyaman kegiatan dapur. Jika ada acara masak memasak dalam jumlah besar kita jadi bisa memiliki area tambahan.

Selain itu teras dapur juga bisa dijadikan area parkir motor atau sepeda anak – anak. Hingga mobil yang ada tidak terganggu pergerakannya. Area service menjadi lebih nyaman. Pintu masuk rumah juga kini menjadi 2 arah. Dari ruang tamu dan dari dapur.

Kini kita beralih ke lantai 2. Dak beton lama yang berada di area belakang nampaknya hanya cukup untuk menampung 1 ruang tidur dan area cuci jemur. Untuk itu saya perlu menambahkan dak beton baru untuk ruang tidur yang lain.

Penambahan dak beton ini sekaligus berfungsi untuk atap dapur pada lantai 1. Dengan pola ini atap lama bangunan tidak dibongkar. Untuk menutupi pengembangan lantai satu saya tutup area depan dengan atap dak beton. Dengan cara ini akan memudahkan proses renovasi lantai satu.

Untuk menghilangkan kesan monoton dan jenuh, maka saya buat atap lantai 2 dengan pola minimalis. Namun atap sisi kiri tetap mengikuti pola atap lantai satu. Hingga tetap ada kesatuan desain bangunan lama dan bangunan baru.

Alhamdulillah selesai sudah desain hemat kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua yang ingin membuat renovasi hemat.

Akhirul kalam,

Wassalaamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST

Kirimkan email pertanyaan / order desain / pelaksanaan ke : [email protected]

suryadi bekasi-denahsuryadi bekasi-view 1suryadi bekasi-view 2suryadi bekasi-view 3suryadi bekasi-view 4suryadi bekasi-view 5suryadi bekasi-view 6suryadi bekasi-view 7

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.

Lihat Juga

Sambudi, seorang Guru yang jadi pesakitan setelah dilaporkan orang tua muridnya ke polisi akibat mencubit. (tribunnews.com)

Kasus Guru Dipolisikan, Ketidakselarasan Peran Rumah dan Sekolah

Organization