Home / Berita / Internasional / Asia / Ingin Buktikan Ketahanannya kepada Israel, Warga Gaza Ini Menikahkan Putrinya di Pengungsian

Ingin Buktikan Ketahanannya kepada Israel, Warga Gaza Ini Menikahkan Putrinya di Pengungsian

Pernikahan di pengungsian Gaza (Today's Opinion)
Pernikahan di pengungsian Gaza (Today’s Opinion)

dakwatuna.com – Gaza. Pernikahan Umar Abu Namr (31 tahun) dan Hibbah Fayyadh (24 tahun)bukanlah keputusan yang mudah. Selain Gaza masih hancur dan penuh korban luka, mereka berdua pun masih tinggal di tempat pengungsian. Tapi demi membuktikan bahwa warga Gaza masih dalam kondisi baik-baik dan siap melanjutkan kehidupan normalnya, dua warga Gaza ini menikah.

Seperti diberitakan Today’s Opinion, Rabu (13/8/2014), Umar tinggal di sebuah sekolah di kamp Syathi’, sebelah barat kota Gaza. Sedangkan Hibbah tinggal di sebuah sekolah di Bait Lahiya, sebelah utara kota Gaza. Rumah kedua mempelai ini sama-sama sudah hancur dalam serangan Israel selama lebih dari sebulan ini.

Pernikahan keduanya dilakukan di pusat pengungsian yang didirikan oleh United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) di kamp Syathi’, sebelah barat kota Gaza. Pesta pernikahan juga disponsori oleh UNRWA. Walaupun Gaza masih penuh dengan kesedihan, pesta pernikahan yang sederhana itu mampu memberikan sekilas kebahagiaan kepada para hadiri, termasuk beberapa pejabat UNRWA.

Ayah Hibbah, Riyadh Fayyadh (50 tahun) mengatakan, “Aku menikahkan putriku yang masih gadis dengan cara seperti ini agar kita semua bisa melanjutkan kehidupan kita seperti biasa. Serangan Israel tidak boleh menghentikan kehidupan kita. Keluarga tidak boleh dicerai-beraikan. Kami akan melanjutkan kehidupan kami secara normal. Aku menikahkan putriku untuk mengatakan kepada Israel, apapun yang kalian lakukan kepada kami, kami tetap akan melanjutkan kehidupan kami.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (37 votes, average: 9,11 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta