Home / Berita / Nasional / Kemenag RI Apresiasi Kontribusi Al Washliyah Pada Dunia Pendidikan

Kemenag RI Apresiasi Kontribusi Al Washliyah Pada Dunia Pendidikan

Pengurus Besar Al Washliyah saat kunjungan ke kantor Kemenag di Lapangan Banteng Jakarta Pusat. Senin, 11/8/14.  (kabar Washliyah)
Pengurus Besar Al Washliyah saat kunjungan ke kantor Kemenag di Lapangan Banteng Jakarta Pusat. Senin, 11/8/14. (kabar Washliyah)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaefuddin menyampaikan apresiasinya kepada Ormas Islam Al Jam’iyatul Washliyah yang telah membantu pemerintah dalam dunia pendidikan. Kontribusi ormas Islam sangat besar dalam membangun kualitas bangsa. Hal ini disampaikan Menteri Agama saat menerima Pengurus Besar Al Washliyah pada Senin (11/8/14) di kantornya di Lapangan Banteng Jakarta Pusat.

Menurut Lukman Hakim, Al Washliyah merupakan ormas Islam yang sudah cukup lama keberadaannya di Indonesia. “Al Washliyah adalah organisasi yang mengakar dan sudah cukup lama,” kata Menag saat bertemu pimpinan PB Al Washliyah. Dengan adanya ormas Islam seperti Al Washliyah, maka tugas pemerintah menjadi terbantu. Terutama sangat besar kontribusinya dalam membentuk kualitas bangsa.

Sebagian besar peran dari kementerian agama misalnya dalam dunia pendidikan kata Menag sudah dilakukan ormas keagamaan. Bahkan banyak ormas keagamaan yang perannya lebih besar dari pemerintah. “Sekitar 93 % peran kementerian agama dilakukan ormas-ormas keagamaan. Dengan banyaknya jumlah umat Islam maka yang paling banyak berperan adalah ormas Islam,” terang Menteri Agama Lukman Hakim.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. Yusnar Yusuf menyampaikan mengenai kondisi pendidikan yang dikelola organisasinya. Sebagian besar dari lembaga pendidikan yang ada di Al Washliyah berada di bawah binaan  kementerian agama. Untuk itu Al Washliyah meminta kepada Menteri Agama agar memperhatikan lembaga pendidikan yang dimiliki Al Washliyah dan bisa menjalin kerja sama.

Sementara Ketua Dewan Fatwa Al Washliyah KH. Ridwan Ibrahim lubis mengungkapkan kepada Menteri Agama bahwa organisasinya tengah membangun Gedung Dakwah Al Washliyah. Disampaikan kiranya kementerian dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan bisa cepat terlaksana.

Lukman Hakim Syaifuddin menyambut baik keinginan kerja sama dalam dunia pendidikan. Bahkan kementeriannya akan melakukan kerja sama antara pemerintah dengan ormas Islam.  Terkait masalah madrasah dan gedung dakwah dirinya mengatakan akan mempelajarinya terlebih dahulu. “Kita akan pelajari masalah gedung dan madrasah,” kata Menag Lukman Hakim.

Pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam itu berjalan hangat. Banyak hal yang disampaikan Menag Lukman Hakim mulai dari masalah haji hingga masalah keumatan yang menjadi perhatian kementeriannya. Hadir dalam pertemuan itu Ketum PB Al Washliyah Dr. Yusnar Yusuf, Ketua Dewan Fatwa KH. Ridwan Ibrahim Lubis, beberapa unsur PB Al Washliyah yaitu Lukman Hakim Hasibuan, Masyhuril Khamis, Aris Banadji, Dr. Halfian Lubis, Hendra Gunawan dan M. Razvi Lubis. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis.

Komisi VIII Berharap Pengurusan Visa Jamaah Haji Tidak Terlambat