Home / Berita / Nasional / UIN Berikan Klarifikasi Terkait Iklan Lowongan Budak Seks ISIS

UIN Berikan Klarifikasi Terkait Iklan Lowongan Budak Seks ISIS

Universitan Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.  (uinjkt.ac.id)
Universitan Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. (uinjkt.ac.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Sudarnoto Abdul Hakim mengaku tidak mengetahui kronologi penyebaran poster budak seks Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mencatut nama instansinya.

“Kalau kronologi menyebarnya bagaimana saya tidak tahu. Jadi saya dikirimi gambar itu oleh salah seorang pimpinan fakultas.” kata Sudarnoto saat dihubungi Republika Online, Selasa (12/8/14).

Sudarnoto juga mengaku tak tahu siapa tokoh di balik pembuatan iklan lowongan tersebut. Namun, menurut dia, penyebaran poster tersebut merupakan bentuk teror tahap awal.

“Artinya apa? Artinya ini nanti kalau dibiarkan kemungkinan akan muncul teror dalam bentuk lain yang lebih jahat.” kata Sudarnoto.

Sebelumnya diberitakan iklan lowongan untuk menjadi budak seks ISIS tiba-tiba menyebar di media elektronik. Iklan tersebut mencatut nama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bahkan menyebut Masjid Fathullah, UIN sebagai sekretariat ISIS Indonesia.

“Lowongan budak seks. Pemuas birahi mujahidin. Menghibur dan memberikan semangat mujahidin yang sedang memerangi kafir. Dijamin masuk surga.”

“Buruan … Surga menanti Anda ukhti!!!” bunyi salah satu kalimat dalam iklan tersebut. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

SNHR: Sebulan Lebih dari 1.550 Warga Sipil Suriah Gugur, Indikasi Kuat Mereka Sengaja Ditarget